PWNU Jawa Timur Bahas Konflik STAI Ali bin Abi Thalib, Rekomendasi Ditutup/Dipindah

SURABAYA – PWNU Jawa Timur menerima sejumlah elemen masyarakat surabaya yang melaporkan soal keresahan dan potensi konflik akibat keberadaan STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya yang sudah mengolok-olok dan mengkafirkan warga setempat.

Dalam kesempatan audiensi yang dihadiri oleh Rais Syuriah PWNU Jawa Timur, KH Miftahul Akhyar tersebut, sejumlah tokoh tersebut mengutarakan sejumlah dasar yang menjadi konflik yang saat ini mulai memanas lagi. Salah satu bukti keteledoran pihak STAI Ali bin Abi Thalib adalah mengedarkan buletin kampus yang berisi olok-olokan dan pengkafiran bagi umat islam yang merayakan maulid nabi, isra mi’raj, kepada masyarakat umum.

“Kalau terjadi kekacauan di kawasan tertentu, maka yang akan rugi adalah pemerintah sendiri lantaran dianggap gagal memberikan rasa aman bagi masyarakatnya,” kata KH Miftachul Akhyar.

PWNU Jawa Timur saat menerima utusan ini akan terus mencoba mengakomodasi dan menfasilitasi agar konflik di masyarakat tidak berkepanjangan. “Dalam pandangan kami, setelah mendapat masukan dari warga, jalan terbaik adalah lembaga yang menyebar kebencian dan mengolok-olok kelompok lain hendaknya ditutup atau direlokasi,” pungkas Kiai Miftah.

Sumber: NU Online

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

%d bloggers like this: