Rais Aam PBNU Sampaikan Dua Inti Ajaran Agama

Jakarta, Rais Aam PBNU, KH Ma’ruf Amin menyampaikan dua hal yang menjadi inti ajaran agama. Menurutnya, ajaran agama adalah untuk membangun kemaslahatan dan menghindari kerusakan.

Kiai Ma’ruf menyampaikan hal tersebut dalam Silaturrahim dan Peluncuran Nahdlatul Ulama Cultural & Business (NUCB) Expo 2015, Senin (31/8) di Aula lantai 8 Gedung PBNU Kramat Raya Jakarta.

Kiai Ma’ruf menerangkan, dengan kegiatan Expo ini, NU terus berusaha membangun kemaslahatan di bidang ekonomi selain bidang agama, sosial, budaya, dan lain-lain. Dia juga menyampaikan, prinsip dan langkah yang diambil NU dalam merespon perubahan zaman tidaklah pasif, melainkan terus melakukan inovasi untuk mewujudkan kemaslahatan umat.

“Karena ekonomi dibangun lewat dua hal yang bersifat prinsip, yaitu ketuhanan dan prinsip-prinsip ekonomi, sedangkan prinsip ekonomi sendiri mencari maslahah dan menghindari kerusakan,” ujarnya.

Kiai asal Banten ini juga mengungkapkan, bahwa NU akan membangun ekonomi melalui tiga sektor. “Yaitu sektor volunteer, komersial, dan sektor investasi, membangun kemitraan dengan berbagai pihak secara simbiosis mutualisme,” tandasnya.

Dalam peluncuran Expo NU ini, hadir Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan, Ketum PBNU, KH Said Aqil Siroj, Sekjen PBNU, H A Helmy Faishal Zaini, Ketua PBNU, KH Abdul Manan Ghani, dan utusan dari negara-negara sahabat.

Kegiatan ini akan diadakan selama tiga hari, 14-16 Oktober 2015 di Smesco Exhibition Hall, Jl Jenderal Gatot Subroto, Jakarta bertajuk ‘Seminar Internasional Islam Rahmatan Lil ‘Alamin’. 

Akan hadir sebagai pembicara diantaranya Kepala Bappenas Dr Sofyan Jalil, Dr H As’ad Said Ali, Prof Dr Akhmad Muzakki (pakar studi terorisme), KH A Mustofa Bisri, Muliaman D Hadad (OJK), Dr Abdul Jalil, dan Komjen Pol Saud Usman SH MH. 

Dari luar negeri akan hadir Karen Amstrong (penulis buku A History of God), Prof Dr M Tahir Mansoori (Direktur Syaria Academy, UII Islamabad), Min Zhu (Wakil Direktur IMF), dan Laurent Booth (Muallaf, Wartawati BBC).

(Fathoni)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: