Resmikan Masjid Raya Klaten, Kiai Said: Jaga Keharmonisan

Klaten, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Agil  Siroj turut menghadiri acara peresmian Masjid Raya Klaten Al-Aqsha, Klaten, Jawa Tengah, Selasa (24/11) lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Kiai Said yang hadir bersama mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah H Din Syamsudin, berpesan kepada para jamaah untuk dapat menjaga keharmonisan masjid.

“Jangan sampai perbedaan yang ada sampai merusak kemanusiaan, keharmonisan dan merusak insaniyah,” terang Kiai Said.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Kiai Said, ketidakharmonisan antarmanusia dapat juga disebabkan beda jabatan, kekayaan, dan partai politik. 

Senada dengan Kiai Said, Bupati Klaten, H. Sunarna mengatakan, masjid menjadi simbol kerukunan dan kebersamaan.

“Kabupaten Klaten dikenal pluralistik dan kesantunan, semoga Masjid Al-Aqsha ini memberikan yang terbaik dan memberi kebahagiaan seluruh masyarakat. Semoga Masjid Al Aqsha menjadi momentum untuk membangun rasa kebersamaan dan rasa persatuan seluruh masyarakat Kabupaten Klaten,” paparnya.

Beberapa hari sebelum kegiatan peresmian, juga diadakan rangkaian kegiatan yang salah satunya diadakan oleh PCNU Klaten, dengan menggelar Bahtsul Masail Hasil Muktamar Ke-33 NU di Jombang.

Bahtsul Masail kali ini membahas 3 tema persoalan yaitu hukum mengingkari janji bagi pemimpin pemerintahan, pemakzulan (pemberhentian) pemimpin, dan advokat dalam tinjauan fiqh. (Ajie Najmuddin/Fathoni)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: