Riungan Kebangsaan Gusdurian Ramaikan HUT AJI Bandar Lampung

Bandar Lampung, NU Online
Gusdurian Lampung kembali menggelar “Riungan Kebangsaan” di Bandar Lampung. Kegiatan ini diadakan dengan melibatkan Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Palang Merah Indonesia (PMI) Bandar Lampung, Masyarakat Jurnalis Lingkungan Hidup, GP Ansor Lampung, Justice Peace Integrity of Creation Fransiskanes Santo Georgius Martir (JPIC-FSGM), De Most (Motivasi Sidik Jari) dan Alumni Sanlat Bimbingan Belajar Pasca Ujian Nasional (BPUN) Waykanan 2015.

Penggiat Gusdurian Lampung Gatot Arifianto di Bandar Lampung, Jumat (14/8) menjelaskan, Riungan Kebangsaan akan menghadirkan beberapa narasumber utama Fatah Yasin, aktivis lingkungan hidup dari PW GP Ansor Lampung Fatah Yasin, penyuluh Agama Budha Kantor Wilayah Kementerian Agama Lampung Supriyadi, Komisi Kerasulan Awam dari Keuskupan Tanjungkarang Sr. Vincentia HK, pemuka Agama Hindu, serta pegiat Majelis Semaan Al Qur’an dan Dzikrul Ghofillin.

“Riungan Kebangsaan dan Donor Darah” digelar di Gedung B Aula Pasca Sarjana, Kampus IBI Darmajaya, Kamis (20/8) mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai. Tema dibahas ialah “Bagaimana Agama-Agama Memandang Lingkungan Hidup?”

“Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian acara perayaan HUT ke-21 AJI yang jatuh pada 7 Agustus lalu,” ujar Gatot yang juga anggota AJI Bandar Lampung itu menambahkan.

Sekretaris AJI Bandar Lampung Wandi Barboy Silaban melanjutkan, panitia mengundang jurnalis, aktivis lingkungan hidup, tokoh-tokoh agama, mahasiswa pecinta alam, lembaga mahasiswa keagamaan, serta para pelajar untuk hadir bersilaturahmi dan menyumbangkan pemikirannya dalam Riungan Kebangsaan.

“Kami sengaja mengundang orang-orang yang aktif di bidang keagamaan untuk memberi perspektif bagaimana menjaga dan melestarikan lingkungan dari sisi agama,” ujar Wandi lagi.

Menurutnya, walaupun ada narasumber utama, tapi konsep diskusinya seperti ILC (Indonesian Lawyer Club). Akan ada moderator memandu, yakni Ponita Dewi, Duta Genre atau Generasi Terencana 2013.

“Semua yang hadir bisa berpartisipasi menyumbangkan pemikiran. Kami juga berharap para peserta Riungan Kebangsaan serta masyarakat umum untuk datang dan berkenan mendonorkan darahnya mengingat hal tersebut merupakan bagian dari partisipasi dalam mewujudkan nilai-nilai kemanusiaan dan kebangsaan. Bagi yang berminat donor darah bisa menghubungi Disisi Saidi Fatah, Ketua Alumni Sanlat BPUN Waykanan 2015 di nomor 082377505585,” kata Wandi. (Teddy Heriyanto/Alhafiz K)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this:
:)