Robby Darwis Imbau Sepakbola sebagai Kurikulum Pesantren

Bandung, NU Online
Pertandingan Babak 8 Besar Atau Perempat Final Sepak Bola U-17 Piala Menpora RI Liga Santri Nusantara digelar pada hari Sabtu-Ahad tanggal 14-15 November 2015 di Lapangan Sepak Bola Universitas Pendidikan Indonesia Bandung Jawa Barat.

Pemain Lagendaris Persib Bandung, Robby Darwis optimis dengan adanya Liga Santri Nusantara ini bisa memberikan kemajuan dalam pembinaan dan pembibitan dunia sepakbola di usia dini. “Karena pembibitan dan pembinaan sepakbola menjadi kunci dan modal utama dalam memberikan kemajuan sepak bola Indonesia,” katanya.

Mantan Kapten Persib Bandung era 1990-an yang pernah membawa Persib juara Liga Indonesia ini menyatakan, dengan adanya Liga Santri Nusantara ini bisa menjadi wadah untuk pembinaan pemain sepakbola dari kalangan santri.

“Untuk itu, menjadikan sepakbola sebagai kurikulum pesantren ini menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas pembinaan sepakbola santri sejak usia dini. Ini akan memberikan kemajuan lagi dalam dunia sepak bola Indonesia.”

Mantan Pelatih Persib Bandung pada tahun 2010 ini yang dipastikan hadir dalam babak Perempat Final Liga Santri di Bandung mendukung sekali dengan adanya kurikulum sepakbola di pesantren. “Ini akan mendorong fase tingkatan pemain dari daerah, ke tingkat provinsi, hingga ke tinggat nasional,”

Robby Darwis berharap dengan adanya Liga Santri Nusantara ini akan memberikan kemajuan untuk sepak bola Indonesia. “Untuk yang akan datang Liga Santri bisa menyamai liga-liga yang lain yang lebih maju dan semakin banyak pesantren yang mengikuti kompetisi ini,” tandasnya.

Pada pertandingan babak 8 besar Atau Perempat Final Sepak Bola U-17 Piala Menpora RI Liga Santri Nusantara Menteri Pemuda dan Olahraga H Imam Nahrawi dipastikan hadir. Selain itu, pejabat pemerintah, seperti Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Bupati Bandung Barat Abu Bakar, serta jajaran pejabat pemerintah lainnya dipastikan ikut menghadiri pembukaan pada perempat final Liga Santri Nusantara tersebut.

Ada 8 tim yang lolos dari 16 zona pada babak penyisihan. Zona Jawa Barat diwakili oleh 3 klub. Yakni Pondok Pesantren Alfiah Purwakarta, Pondok Pesantren Darul Maarif Indramayu, Pondok Pesantren Darunnajah Garut. Dari Zona DKI Jakarta diwakili Pondok Pesantren Al-Ikhlas. Untuk Pondok Pesantren Nur Iman Sleman sebagai perwakilan dari Daerah Istimewa Yogykarta. Dari zona Jawa Tengah diwakili Pondok Pesantren Walisongo Sragen. Sedangkan dari zona Jawa Timur diwakili Pondok Pesantren Nurul Islam Jember. (Red: Abdullah Alawi)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: