Saepul dan Esti, Nahkoda Baru IPNU-IPPNU Sumedang

Sumedang, IPNU-IPPNU Kabupaten Sumedang telah selesai melaksanakan Konferensi Cabang (Konfercab), Sabtu (3/10) lalu di aula Kemenag Kabupaten Sumedang. Dalam Konfercab ini berhasil menetapkan Saepul Hamdan serta Esti Siti Nurrobi’ah sebagai Ketua IPNU dan IPPNU yang baru.

Sebelumnya, hadir dalam pembukaan Konfercab kali ini antara lain Ketua PCNU Sumedang, Ketua Pimpinan Wilayah IPNU Jawa Barat, Perwakilan DPD KNPI Sumedang, Sekretaris LP Ma’arif Kabupaten Sumedang, Alumni, dan Senior. 

Harapan-harapan agar IPNU-IPPNU Sumedang lebih baik di periode selanjutnya banyak terucap ketika para tamu undangan memberikan sambutan, walaupun tidak sedikit yang memberikan apresiasi kepada Salman dan Irma selaku Ketua cabang sebelumnya. 

“Regenerasi IPNU dan IPPNU Sumedang kali ini sangat baik, terbukti dengan selalu tepatnya melaksanakan Konfercab. Saya ucapkan terima kasih kepada Salman dan Irma dengan karakter mereka berdua bisa memimpin IPNU dan IPPNU Sumedang dengan baik, mudah-mudahan periode Saepul dan Esti, IPNU-IPPNU Sumedang bisa lebih baik lagi,” ujar KH Sa’dullah, Ketua PCNU Sumedang.

Acara yang dihadiri sekitar 150 orang tersebut memutuskan Saepul dipilih secara aklamasi karena dua calon pesaing  tidak memenuhi persyaratan sebagai calon ketua cabang IPNU yang baru. Sedangkan pada kesempatan yang lain, sidang pemilihan ketua IPPNU yang baru terjadi persaingan ketat antara Esti dengan Nuri Noor Azizah, terbukti perbandingan suara yang diperoleh keduanya berbeda tipis.

Ada hal unik dari kedua orang pimpinan IPNU dan IPPNU Sumedang yang baru ini, dimana pada saat menjadi pengurus di periode sebelumnya, keduanya sama-sama menjadi Sekretaris Cabang IPNU-IPPNU Sumedang. Kemudian di Konfercab kali ini, mereka berdua sama-sama menjadi ketua.

Selain sidang-sidang, acara pada konfercab juga diisi dengan Stadium General tentang Pendidikan dan Organisasi yang disampaikan oleh Bapak Asep Kurnia, SH,MH (Ketua KPU Sumedang). Stadium General yang dilaksanakan kurang lebih 30 menit ini banyak membahas tentang pentingnya pendidikan dan manfaat yang didapat dalam organisasi. (Ayi Abdul Kohar/Fathoni)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: