Sambangi PBNU, Mahasiswa UIN Jakarta Perdalam Wawasan Islam Nusantara

Jakarta, Sebanyak 80 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyambangi Kantor PBNU Jl Kramat Raya, Kamis (19/11). Mereka bertujuan memperdalam tentang wawasan Islam Nusantara sebagai bagian dari mata kuliah Kekuatan dan Budaya Politik.

Ketua rombongan, Lisa Septiani mengatakan, wawasan Islam Nusantara sebagai bagian dari budaya dalam perspektif politik sangat penting dipahami teman-teman karena NU sebagai organisasi sosial keagamaan yang mencetuskan gagasan Islam Nusantara.

“Islam Nusantara identik dengan NU, sebagian besar mahasiswa ini merupakan anak-anak muda NU tetapi wawasan tentang Islam Nusantara boleh dikatakan kurang. Sebab itu, kami memilih belajar langsung dengan berkunjung ke PBNU,” ujar Lisa.

Lisa juga menjelaskan, selain mahasiswa berkultur NU, rombongan juga terdiri dari berbagai organisasi mahasiswa seperti HMI dan KAMMI. “Mereka juga membutuhkan pemahaman yang sebenar-benarnya tentang Islam Nusantara sehingga tidak mengalami kesalahapaman,” terangnya.

Lisa dan rombongan meyakini, bahwa Islam Nusantara dapat membentuk kekuatan dan budaya politik yang baik dan positif karena prinsip Islam rahmatan lil alamin yang dipegang teguh oleh NU.

Sementara itu, mahasiswa bernama Rikal Dzikri juga mengungkapkan, selama ini di kalangan teman-temannya juga masih terdapat banyak kesalahpahaman dalam memahami gagasan Islam Nusantara yang dianggap telah membuat Islam terkotak-kotak.

“Padahal gagasan Islam Nusantara merupakan salah satu gerakan global untuk mewujudkan politik kebangsaan dan Islam rahmatan lil alamin di tengah paham radikal yang cenderung menghancurkan peradaban Islam,” tutur Rikal.

Dengan didampingi oleh Wakil Dekan FISIP UIN Jakarta, Agus Nugraha, MSi, rombongan mahasiswa di terima langsung oleh Ketua PBNU, KH Abdul Manan Ghani. Tentang pemaparan Islam Nusantara, para mahasiswa ini mendapat penjelasan langsung dari Dosen Pascasarjana Islam Nusantara STAINU Jakarta yang juga Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PBNU, Dr Abdul Moqsith Ghazali. (Fathoni)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: