Sambut Hari Santri, NU Kudus Agendakan Apel Akbar

Kudus,

Meski belum ada kepastian penetapan 22 Oktober sebagai hari santri, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kudus tengah mempersiapkan beragam kegiatan besar. Kegiatan bertajuk “Gebyar Hari Santri Nusantara” ini rencananya berbentuk Apel Akbar santri dan ulama, pawai, sarasehan santri dan halaqah kiai-ulama.

Plt Ketua PCNU Kudus H Sanusi Emha mengatakan, beragam agenda kegiatan ini bertujuan untuk menyambut penetapan hari santri dan peringatan Resolusi Jihad yang jatuh 22 Oktober. Semua komponen dan potensi kekuatan NU akan dikerahkan mengikuti apel akbar dan pawai santri ulama se- Kudus.

“Untuk kesuksesan ini kita mengadakan sosialisasi ke seluruh pengurus MWC dan Ranting. Semua warga NU dari kalangan pesantren, madrasah atau sekolah NU dan potensi lainnya kita intruksikan menyukseskan acara ini,” tegas Sanusi, Rabu (30/9).

Ia mendorong pemerintah segera menetapkan hari santri sebagai penghargaan kaum pesantren dan kiai yang telah memberikan kontribusi besar terhadap bangsa Indonesia. Ditegaskan, perjuangan ulama dan kiai bersama para santri yang menggelorakan Resolusi Jihad sangat luar biasa mengorbankan jiwa raga melawan penjajah.

“Karenanya, momentum 22 Oktober nanti kita peringati sebagai upaya mengingatkan sejarah sekaligus dorongan bagi presiden segera menetapkan hari santri,” ujarnya.

Ketua panitia Gebyar Hari Santri H Asyrofi Masyitho menjelaskan, kegiatan akan diawali Apel Akbar santri dan ulama pada Kamis (22/10) pagi yang dilanjutkan pawai mobil keliling Kudus, sarasehan santri (23/10), dan halaqah kiai dan santri (25/10).

“22 Oktober ini kita jadikan momentum menunjukkan kebesaran Nahdlatul Ulama. Kita syiarkan hari santri milik warga NU,” ujarnya.

Ketua Lakpesdam NU Kudus ini berharap daerah lain di Jawa Tengah juga ikut mempersiapkan agenda sama dalam menyambut hari santri ini.

“Saya berharap semua kabupaten lain bisa serentak mengadakan kegiatan hari santri. Karena ini momentum penting bagi kaum santri dan kiai,” ujar Asyrofi. (Qomarul Adib/Alhafiz K)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: