Sekretaris PD Muhammadiyah Way Kanan Banggakan Banom NU

Way Kanan, Sekretaris Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Way Kanan M Thohir di Blambangan Umpu, Lampung, mengaku bangga dengan salah satu Badan Otonom Nahdlatul Ulama, Gerakan Pemuda Ansor, yang mengelola Barisan Ansor Serbaguna (Banser).

“Saya bangga dengan kalian Ansor dan juga Banser. Kalian benteng terakhir NKRI. Kami berterima kasih kalian hingga saat ini masih aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan dan kebangsaan,” ujar M Thohir pada kegiatan “Riungan (kumpulan) Kebangsaan”, Senin (27/7), bertema “Mensinergikan Keberagaman Menumbuhkan Kemanusiaan” di aula Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda).

Thohir mengapresiasi kegiatan berisi donor darah dan diskusi kebangsaan dengan topik “Masih Perlukah Indonesia Dengan Pancasila?” yang menghadirkan pembicara I Gede Klipz Darmaja dari Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (Peradah) Lampung, lalu Andreas Sugiman dari Pemuda Katolik Way Kanan, dan Ketua PC Lakpesdam Supri Iswan yang dimoderatori oleh Ponita Dewi, Duta Genre (Generasi Berencana) Indonesia 2013 yang juga presenter salah satu televisi di Lampung.

“Ke depan kegiatan semacam ini harus ada lagi, kita buat lagi dan kita berdoa agar semakin baik. Tidak menjadi persoalan saya di matahari (Muhammadiyah) dan kalian di bintang (Nahdlatul Ulama). Kita bisa ha ha hi hi (bercengkerama-red) dan bergandengan tangan untuk bangsa,” ujar dia lagi.

Senada Thohir, Ketua Komisariat Pemuda Katolik Kabupaten Way Kanan Andreas Sugiman mengapresiasi kegiatan yang merupakan sinergi dan energi cinta untuk bangsa dari Gusdurian Lampung, Alumni BPUN Way Kanan 2015, Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu), Pemuda Katolik, Gerakan Pemuda Ansor, Peradah, Yayasan Shuffah Blambangan Umpu, Palang Merah Indonesia (PMI), Barisan Ansor Serbaguna (Banser), TP PKK dan Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) tersebut.

“Ini acara positif. Ini kegiatan yang bermanfaat untuk kita semua. Kami warga gereja menolak kekerasan atas nama agama seperti terjadi beberapa pekan lalu. Pemaknaan Pancasila tidak bisa ditawar-tawar lagi,” ujar Kepala Kampung Sriwijaya Kecamatan Blambangan Umpu itu lagi.

Pada kegiatan dihadiri Ketua Dewan Pendidikan Way Kanan Farida Aryani, Ketua Yayasan Shuffah Blambangan Umpu Khairul Huda, Ketua Pergunu Ali Tahan Uji, alumni Sanlat BPUN Way Kanan 2015 dan Kasatkorcab Banser Alex Almukmin beserta jajaran, OSIS dari SMKN1 Blambangan Umpu dan SMAN2 Blambangan Umpu, alumni Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKPNU) Baradatu, sejumlah anggota Darma Wanita Persatuan Way Kanan, Sugiman membacakan pantun: “Pergi ke pasar bersama dia, jangan lupa membeli pala, kalau bangga sebagai warga negara Indonesia, kita wujudkan nilai-nilai Pancasila,” ujar Sugiman yang tercatat sebagai Bendahara Pejuang Siliwangi Kabupaten Way Kanan itu. (Tegar Inartsa Tantra/Mahbib)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: