Selain Bidik Misi, IAI Al Khoziny Beri Beasiswa “Kitab Kuning”

Sidoarjo  
Insitut Agama Islam (IAI) Al Khoziny Buduran Sidoarjo, Jawa Timur, akan memberikan beasiswa Bidik Misi kepada mahasiswanya. Beasiswa tersebut diberikan kepada mahasiswa yang berprestasi dan kurang mampu.

“Beasiswa ini dari Pemerintah Pusat dan akan diberikan bagi mahasiswa yang secara ekonomi kurang mampu tapi mempunyai prestasi. Beasiswa ini kami berikan kepada mahasiswa semester III semua program studi,” kata Kepala Prodi PAI IAI Al Khoziny, Wahyu Parihin saat ditemui di ruang dosen, Rabu (21/10) malam.

Beasiswa Bidik Misi itu diberikan kepada mahasiswa semester III karena sudah mendapatkan NIM/Nimko. Sementara bagi yang semester I belum bisa mendapatkan, karena masih belum mempunyai NIM/Nimko dan beasiswa itu sifatnya terbatas.

Menurut Pak Wahyu, sapaan akrab Wahyu Parihin, bagi calon penerima beasiswa bidik misi harus memenuhi beberapa syarat diantaranya, lulus SMA/SMK sederajat tahun 2014, melampirkan foto copy kartu keluarga miskin, kartu pengaman sosial atau sejenisnya dilegalisir rangkap dua lembar.

Tidak hanya itu saja, persyaratan lainnya yaitu usianya paling tinggi 21 tahun, melampirkan foto copy ijazah SMA sederajat dilegalisir rangkap dua lembar serta melampirkan foto copy NIM/Nimko rangkap dua.

“Beasiswa ini baru ada tahun ini, semoga tetap berlanjut hingga tahun selanjutnya. Dan mudah-mudahan mahasiswa yang mendapatkan beasiswa Bidik Misi menjadi mahasiswa yang lebih giat belajar dan aktif, karena sudah dibantu,” harap Pak Wahyu.

Pak Wahyu menambahkan, selain beasiswa bidik misi, IAI Al Khoziny Buduran Sidoarjo juga memberikan beasiswa kepada guru Madrasah Diniyah (Madin). Bagi calon penerima harus lulus tes baca kitab Taqrib yang merupakan kitab kuning standard yang diajarkan di pesantren.

“Beasiswa ini dari Pemprov Jawa Timur dan akan diberikan kepada maksimal 30 mahasiswa yang dinyatakan lulus tes baca kita Taqrib,” jelas Pak Wahyu. (Moh Kholidun/Mukafi Niam)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: