Siswa SMA Nurul Jadid Ciptakan Alat Kontrol Jarak Jauh

Probolinggo,
Siswa SMA Nurul Jadid Paiton Kabupaten Probolinggo sukses membuat alat kontrol saklar listrik jarak jauh. Cara kerja alat ini dikendalikan melalui pesan singkat telpon genggam. Di samping sangat mudah dan praktis, karya siswa ini dapat membantu menghemat daya pakai listrik.

Inovasi ini diciptakan oleh siswa jurusan Sains Matematika SMA Nurul Jadid Paiton. Idenya berawal karena maraknya penggunaan lampu di ruang sekolahnya yang setiap hari tidak pernah dimatikan walaupun sedang tidak digunakan.

Koordinator pembuat alat kontrol hemat listrik jarak jauh Muhammad Nur Ilham Mubarok mengatakan, inovasi ini berawal dari banyaknya pemborosan energi listrik. “Kemudian kami buat sebuah terobosan untuk mencari aplikasi yang tepat sebagai upaya penghemat energi,” ujarnya.

Hebatnya, jelas Ilham, inovasi ini dibuat dengan menggunakan komponen bekas dari alat-alat elektronik yang sudah tidak terpakai. Alat utamanya adalah Print Circuit Board (PCB), yang berfungsi sebagai wadah komponen eletronika. Selain itu terdapat micro sebagai otak pengendali, relai sebagai saklar otomatis, modem untuk mengantarkan sms serta serial yang menjadi penghubung antara micro dan modem.

“Komponen yang dibutuhkan di antaranya transistor, kapasitor Kristal serta tombol swicth on off. Dari seluruh komponen ini, hanya modem berikut nomor operator selular yang dibeli. Selebihnya merupakan komponen alat elektronik bekas dengan biaya tak lebih dari 500 ribu rupiah,” jelasnya.

Menurut Ilham, cara kerja alat ini adalah dengan mengirim sms ON9 ke nomor operator modem, otomatis lampu listrik sudah bisa dihidupkan. Sebaliknya sms OF9 berfungsi mematikan daya listrik. Sementara tarif sms disesuaikan dengan ketentuan operator seluler.

“Teknologi ini juga dapat mengendalikan saklar perangkat elektronik lain seperti kipas angin, televisi, bahkan kran air dengan kekuatan maksimal 8 ampere, baik aliran listrik bersistem paralel maupun seri,” terangnya.

Sementara guru pembina Affandi mengungkapkan bahwa saat ini warga maupun pelaku usaha dapat mengendalikan pemakaian listrik dari jauh tanpa harus ke saklar langsung, sepanjang masih terjangkau sinyal operator seluler. (Syamsul Akbar/Alhafiz K)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: