SMK NU Tenggarang Berupaya Tingkatkan Kualitas Perikanan

Bondowoso,
Sekolah Menengah Kejuruan Nahdlatul Ulama (SMK NU) Tenggarang, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, berkomitmen tinggi dalam upaya meningkatkan kualitas siswa dan masyarakat sekitar dalam bidang usaha perikanan.

Untuk meningkatkan kualitas, sekolah gratis sampai lulus tersebut mengadakan Seminar Enterpreneurship pada Kamis (10/12). Kegiatan tersebut diikuti 100 siswa-siswi SMK NU dan masyarakat sekitar yang mempunyai kemauan tinggi untuk merintis usaha bidang perikanan.

Acara tersebut dimulai pukul 11.00 WIB sampai  dengan pukul 15:00 WIB di Aula SMK NU Tenggarang  Jln. Pakisan No. 341 Desa Bataan, Kecamatan Tenggarang, Kabupaten Bondowoso. Narasumber kegiatan tersebut adalah Eko Laksono dari Dinas Peternakan dan Perikanan Bondowoso dan Cahyaningrum dari Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Bondowoso.

“Peningkatan kualitas tersebut diwujudkan dalam bentuk pelatihan-pelatihan kewirausahaan yang secara terus menerus dilakukan maka di penghujung tahun 2015 ini,” ungkap Daris Wibisono Setiawan, Kepala Sekolah SMK NU Tenggarang ketika diwawancarai Jumat (11/12) malam.

Pada hari itu juga, SMK NU Tenggarang menggelar Pembukaan Progam Penguatan Kapasitas Kelembagaan melalui SMK terpencil tahun 2015. Gubernur Jawa Timur, kata Daris, melalui Dinas Pendidikan Propinsi, memberikan amanah kepada sekolah yang dikelolanya untuk melaksanakan program itu.

Program SMK terpencil ini dilaksanakan efektif selama 3 bulan. Dalam rentang waktu tersebut  berbagai macam kegiatan digelar, mulai dari teori kewirausahaan, praktek budi daya dan pengolahan hasil perikanan, pengemasan.

“Dan yang paling penting adalah pemasaran secara terus menerus dan berkesinambungan,” tambah pria yang lebih sering dipanggil Cak Daris ini.             

Ia menambahkan, pembukaan program SMK terpencil ini dibuka Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bondowoso Suparto. (Ade Nurwahyudi/Abdullah Alawi)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this:
:)