Spirit Hari Santri untuk Pendidikan Madrasah yang Lebih Baik

Jakarta, Momen Hari Santri Nasional akan dijadikan sebagai momentum langkah awal untuk menata pendidikan madrasah menjadi lebih baik lagi. Demikian disampaikan Direktur Pendidikan Madrasah Kementerian Agama RI, Prof Dr Nurkholis Setiawan di depan Para Guru Madrasah Aliyah Negeri di Pusdiklat Kemenag Jakarta, Jumat (23/10).

Prof Nurkholis mengatakan, bahwa dalam pengelolaan pendidikan Islam khususnya madrasah, bukan persoalan mengenai budget anggaran semata, namun yang lebih penting menurutnya adalah komitmen dari semua pihak untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas.

Salah satu komitmen dalam penataan Madrasah adalah peningkatan kualitas guru dalam mencetak generasi yang percaya diri dan berkualitas. “Guru harus menciptakan generasi yang percaya diri. Dan semua itu harus diawali dari kepercayaan diri Gurunya,” tegas pria kelahiran Kebumen, Jawa Tengah ini.

Ia menambahkan, berbagai macam terobosan lain dalam pengembangan Madrasah adalah program diversifikasi madrasah yang telah digulirkan Kementerian Agama. “Salah satu contoh program ini adalah mendirikan Madrasah Aliyah Kejuruan diberbagai Provinsi,” terang Guru Besar UIN Yogyakarta ini.

Dalam hal pendirian Madrasah ini, menurutnya berbagai negara sudah mengajukan permintaan untuk dapat medirikan Madrasah di Indonesia. Namun menurut Guru Besar Tafsir kelahiran 1971 ini, diperlukan kehati-hatian dan pendalaman secara komprehensif dalam menjawab permintaan tersebut terkhusus dalam hal pemahaman. 

“Kita sudah sepakat dengan konsep Islam Nusantara. Madrasah yang diusulkan harus jelas, dan tidak membawa serta menyebarkan paham-paham radikal di Indonesia,” tegasnya. Oleh karena itu, ia mengajak semua elemen masyarakat untuk menjaga dan mengembangkan madrasah secara kolektif. (Muhammad Faizin/Fathoni)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: