STAINU Jakarta Bahas Kontradiksi Fatwa dan Implementasi Perbankan Syariah

Jakarta, Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Jakarta tidak saja berbicara soal pendidikan atau hukum Islam, tetapi juga berbicara tentang isu-isu ekonomi. Dalam rangka syukuran Komisariat Ikatan Ahli Ekonomi Indonesia (IAEI), STAINU Jakarta menggelar Seminar Nasional bertajuk ‘Dialektika Studi Perbankan Syariah, Kontradiksi Fatwa dengan Implementasi’, Kamis (05/11) di Gedung Pengurus Pusat GP Ansor Jakarta.

Ketua IV bagian kerjasama STAINU Jakarta, Aris Adi Leksono, MPd dalam sambutannya mengatakan, orang luar lebih mengenal STAINU Jakarta dengan mencetak tenaga pendidik yang handal, tetapi juga harus diketahui, STAINU Jakarta juga dapat melahirkan ahli-ahli ekonomi yang kompeten, yang memiliki jiwa kewirausahaan yang kuat. 

“Sebut saja Bisnis Center dan juga Baitul Maal wa Tamwil yang dikelola oleh mahasiswa adalah bentuk nyata serta wahana ekspresi yang dimiliki STAINU Jakarta dalam mengembangkan keilmuan di bidang perbankan. Ini adalah bentuk konkrit dari kami untuk mencetak ahli-ahli ekonomi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Aris mengatakan, dengan dibentuknya Komisariat IAEI STAINU Jakarta yang surat keputusannya langsung dari Kementrian Keuangan, akan menjadi wadah tersendiri bagi mahasiswa dalam pengembangan dunia perekonomian. Sekaligus menyarankan kepada mahasiswa STAINU Jakarta, khususnya Prodi Perbankan Syariah untuk memanfaatkan betul jejaring baru ini.

Sementara itu, Ketua Komisariat IAEI STAINU Jakarta, Muhdi Qorib mengatakan, IAEI ini adalah organisasi para akademisi dan praktisi untuk melakukan pengkajian, pengembangan, pendidikan dan sosialisaasi Ekonomi Islam. Selanjutnya dalam kepengurusannya, ia akan mengadakan riset tentang perbankkan syariah. “Ini sejalan dengan visi misi program studi,” katanya saat diwawancarai.

Seminar ini selain dihadiri mahasiswa perbankan syariah juga mahasiswa kampus sekitar Jakarta. Turut hadir Khairunnisa, MA (Sekretaris Prodi Perbankkan Syariah), Ahmad Nurul Huda (Ketua III Bidang Kemahasiswaan STAINU Jakarta). (Faridur/Fathoni)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: