Syuriyah PCNU Sumenep Ajak Warga Tolak Politik Uang

Sumenep,
Rais Syuriyah PCNU Sumenep KH Ahmad Basyir berpesan kepada warga Sumenep untuk menjunjung tinggi etika politik di dalam Islam. Kiai Basyir menekankan cara-cara konstitusional dalam mencari suara dalam pilkada serentak pada bulan depan.

“Berpolitiklah yang santun, dan jangan terpengaruh politik uang,” demikian Kiai Basyir dalam taushiyahnya pada acara bahtsul masail yang rutin digelar PCNU Sumenep, Sabtu (7/11).

Rais Syuriyah PCNU Sumenep mengingatkan warga bahwa sebentar lagi di Sumenep akan dilaksanakan pilkada. Ia meminta seluruh warga NU tetap teguh berjuang dan mempertahankan ajaran Islam Aswaja ala NU.

Bahtsul masail tingkat PCNU merupakan kegiatan rutin tiap bulan yang dilakukan secara bergiliran di setiap MWCNU. Kali ini yang bertindak selaku tuan rumah adalah MWCNU Kota dan ditempatkan di masjid Riyadus Shalihin, perum BSA Kolor.

Usai dibuka dengan tahlil dan sholawatan bersama, seluruh pengurus NU sekabupaten Sumenep  yang hadir dengan khusyuk dan antusias mengikuti acara yang dibagi dalam dua komisi, komisi syuriyah yang membahas persoalan zakat fitrah dalam bentuk uang dan persoalan mewakilkan wali hakim oleh kepala KUA.

Sementara komisi tanfidziyah membahas hasil seminar agraria yang digelar beberapa waktu lalu.

Ada hal menarik dalam kegiatan bahtsul masail kali ini karena sebelum acara dimulai  dilakukan pelantikan pengurus MWC Kota masa khidmat 2015-2020 yang kembali dipercayakan kepada duet KH Mundzir dan KH Taufik Syakur. (Dayat/Alhafiz K)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: