Tantangan Menghadang, Manajemen Ansor Harus Kian Profesional

Solok, Gerakan Pemuda Ansor sebagai ujung tombak Nahdlatul Ulama harus terus membekali diri dengan komitmen organisasi yang jelas, tegas, dan tersistematisasi dalam menghadapi tantangan umat ke depan. Jika Gerakan Pemuda Ansor tak dikelola secara profesional dan dengan manaemen yang baik maka sulit mengharapkan Ansor sebagai kader NU ke depan.

Ketua PC Nahdlatul Ulama Kabupaten Solok Rusli Intan Sati mengungkapkan hal itu pada pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) Gerakan Pemuda Ansor, Jumat (16/10/2015) malam di kantor PCNU setempat, Arosuka, Kabupaten Solok. PKD yang diikuti 30 peserta utusan dari PC GP Ansor Kota Solok dan Kabupaten Solok berlangsung hingga Ahad (18/10) pagi.

Menurut  Rusli Intan, Ansor merupakan kader inti dari Nahdlatul Ulama. “Untuk itu, NU selalu memberikan suport kepada Ansor dalam berbagai kegiatannya. Khusus di Kabupaten Solok, fasilitas yang sudah ada di Nahdlatul Ulama dipersilakan dimanfaatkan untuk kepentingan pengembangan organisasi Ansor di daerah Solok ini,” kata Rusli Intan Sati yang juga mantan Ketua PW GP Ansor Sumatera Barat ini.

Dikatakan Rusli, Ansor harus  banyak melakukan kegiatan yang bermanfaat untuk kepentingan umat. Pihaknya juga mempersilakan GP Ansor memanfaatkan kantor PCNU yang berada di lokasi strategis, yakni di jalan lintas Sumatera, di depan kompleks perkantoran Bupati Solok.

“Silakan dimanfaatkan semaksimalnya oleh Ansor dalam menggerakkan organisasi Ansor. Apalagi saat ini semakin banyak tantangan yang dihadapi umat Islam, terutama di kalangan generasi muda Islam, harus dijawab dengan action,” ujarnya.

Sementara itu Sekretaris Tim Caretaker PW Gerakan Pemuda Ansor Sumatera Barat Hafnizon menegaskan, PKD ini penting diikuti bagi calon kader Ansor. Generasi muda yang ingin menjadi pengurus di tingkat pimpinan cabang wajib mengikuti PKD. “Sebelumnya seseorang bisa saja dimasukkan menjadi pengurus PC GP Ansor. Namun ketentuan organisasi Ansor sekarang tidak ada lagi yang menjadi pengurus PC GP Ansor tanpa mengikuti dan dinyatakan lulus dari PKD,” kata Hafnizon.

Sesuai dengan kebijakan organisasi, kata Hafnizon, lulusan PKD Ansor ini akan dipersiapkan menjadi pengurus PC Gerakan Pemuda Ansor di Kabupaten Solok dan Kota Solok. “Pesertanya terdiri dari generasi muda Islam yang tersebar di Kabupaten Solok dan Kota Solok. Sedangkan instruktur sengaja didatangkan dari Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor sebanyak dua orang,” kata Hafnizon menambahkan. (Armaidi Tanjung/Mahbib)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: