Target Seribu Anggota Per Tahun, Ansor Lamongan Genjot Kaderisasi

Lamongan,
Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Lamongan menggenjot kaderisasi para anggota. Sejak 28 September sampai 25 Oktober organisasi pemuda NU tersebut melakukan tiga kali pengkaderan.

Pengkaderan tersebut dimulai dari Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD), Pendidikan dan Pelatihan Dasar Barisan Ansor Serbaguna (Diklatsar Banser) yang diadakan di Pacet Mojokerto, kantor Majelis  Wakil Cabang NU Sambeng, hingga Bumi Perkemahan Ngulakan Solokuro Lamongan.

Di tiga kegiatan itu, peserta mencapai 195 orang: 40 peserta PKD di Pacet Mojokerto yang diikuti peserta dari Kecamatan Turi, 40 peserta PKD di Kantor MWCNU Sambeng yang diikuti peserta dari Kecamatan Sukorame, dan 115 Diklatsar Banser yang diikuti peserta dari Kecamatan Laren, Maduran, dan Sekaran.

Menurut Ketua PC GP Ansor Kabupaten Lamongan Muhammad Masyhur, pengkaderan ini dimaksudkan untuk semakin memperbanyak kader-kader muda potensial yang mau turut berjuang di Ansor, di Nahdlatul Ulama.

“Harapan kami, tiap bulan harus ada PKD atau Diklatsar Banser sehingga target peserta 1000 anggota baru per tahun bisa terpenuhi. Sehingga Ansor dan NU ke depan tidak menjadi organisasi yang tak berpenghuni. Ke depannya Ansor dan NU akan semakin punya banyak kader, yang tentunya potensial dalam berjuang di Ansor dan Nahdlatul Ulama,” harapnya.  

Menurutnya, Ansor adalah organisasi pemuda NU yang pondasinya adalah pengkaderan, bukan pemfiguran. Kami akan terus memperkokoh Ansor dan istiqomah dalam melakukan pengkaderan.

Terkait banyaknya kelompok yang terus merongrong keutuhan NKRI dan upaya mensiarkan virus negara Islam di Indonesia, penambahan jumlah kader muda menjadi sangat signifikan. Sehingga Ansor dan Banser harapannya akan terus menjadi garda depan penjaga kedaulatan NKRI, dan juga benteng ulama.

“Banyak kelompok yang terus merongrong keutuhan NKRI dan menyebarkan faham khilafah,  Ansor dan Banser harus selalu menjadi garda terdepan melawan itu. Yang namanya garda terdepan ya harus selalu tampak garang di depan mereka. Kita punya pasukan, bukan sekedar klaim saja seperti kebanyakan orang sering melakukannya,” tegasnya.

Ketua Pimpinan Anak Cabang GP. Ansor Kecamatan Sekaran, Khafidh Ihyauddin,  turut memberikan komentar. Menurutnya, Ansor adalah organisasi kepemudaan yang dihuni oleh kaum muda NU. Karena itu, semangat pemuda itu harus terus ditampakkan.

“Kita adalah Ansor, generasi pemuda Nahdlatul Ulama. Sebagai generasi calon pemimpin NU di hari depan, tentunya harus sadar dengan jiwa dan raga mudanya.  Tetap mengabdi, menjadi benteng ulama, dan berbakti pada Negara Kesatuan Republik Indonesia,” urainya. (Amin Wahyudin/Abdullah Alawi)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: