Telah Wafat KH Arwan Bauis, Pejuang NU Asal Bantul

Jakarta, NU Online
Telah berpulang ke rahmatullah Mustasyar PWNU DI Yogyakarta KH A Arwan Bauis pada Selasa (11/8) malam. Pejuang NU di Yogyakarta ini dipanggil oleh Allah pada pukul 22.00 setelah beberapa tahun terakhir menderita Leukemia.

Salah seorang pengasuh pesantren Krapyak Yogyakarta KH Hilmi Muhammad mengatakan bahwa KH Arwan merupakan pejuang tulen NU yang tak tertandingi, lahir dan batin. Komitmennya terhadap NU tidak perlu diragukan. Pengabdiannya di GP Ansor di masanya juga memberikan bekas tersendiri.

“Beliau adalah murid Simbah almarhum KH Ali Maksum, dan juga sahabat sekaligus pengawal almarhum KH Abdurrahman Wahid bila sedang di Yogya,” kata KH Hilmi dalam akun fesbuknya, Rabu (12/8).

Ustadz Hilmi mengajak warga NU untuk meneladani KH Arwan terkait pengabdiannya untuk NU. Ia bercerita bahwa di era awal reformasi, almarhum mengalami puncak karier dan senioritas di Kanwil Depag DIY. Almarhum semestinya berhak untuk menjabat sebagai Kakanwil, namun ia dengan logowo menyerahkan posisinya untuk kalangan Muhammadiyah.

“Ini menjadi pelajaran besar bagi kita bahwa jabatan bukan segala-galanya, dan bahwa NU sebagai lembaga dakwah dan pengabdian tidak sepatutnya dijadikan pijakan guna mendapatkan suatu kedudukan tertentu,” ujar Ustadz Hilmi seraya mengajak warga NU untuk berdoa agar Allah mengampuni almarhum dan melipatgandakan amalnya. Allah yarhamuh. (Alhafiz K)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this:
:)