Tingkatkan Kualitas Kader, PMII STIQ an-Nur Gelar Diskusi Rutin

Bantul, Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam (PMII) Sekolah Tinggi Ilmu al-Qur’an an-Nur Bantul menggelar kajian dan diskusi rutin, Kamis (12/11), di Kampus STIQ an-Nur Bantul, DI Yogyakarta. Diskusi kali ini lebih banyak membahas perkembangan gerakan mahasiswa era kekinian.

Ketua PK PMII STIQ an-Nur Akhmad Luthfi Aziz mengatakan, PMII sebagai salah satu organisasi kemahasiswaan dengan jumlah anggota terbesar di Indonesia, perlu dibarengi dengan kualitas yang dimiliki oleh kadernya. Diskusi dan kajian adalah salah satu metode untuk mengasah kualitas tersebut. “Biar tidak kopong,” ungkapnya.

Selanjutnya, Aziz mengatakan kegiatan kajian dan diskusi dipilih tidak lain untuk meningkatkan kualitas kader sekaligus juga membentuk cara berfikir yang runtut dan teratur. Nantinya, jika berbicara di depan umum, bangunan paragraf antara anak dan induk kalimat sudah terstruktur dan tertata rapi. “Mudah dan gampang untuk dimengerti,” imbuhnya.

Sambungnya, sebagai komisariat yang berbasis pesantren, Aziz mengatakan dengan kajian dan diskusi akan menambah wawasan pengetahuan kader, sebab dalam diskusi ada dinamika untuk saling tukar informasi. “Dan sangat cocok dengan kultur dan karakter yang ada dan dimiliki oleh komisariat seperti kami,” imbuhnya.

Dan yang tidak kalah penting, adalah melatih mental untuk berbicara di depan umum. “Tidak semua orang berani berbicara di muka umum,” katanya.

Lebih lanjut, Aziz yang juga mahasiswa semester 7 ini mengatakan keuntungan lain yang bisa didapat adalah kekompakkan. Dengan seringnya berkumpul dapat membentuk hubungan emosional sesama kader semakin dekat. “Dan efeknya adalah kepengurusan ini akan solid dalam melakukan agenda kerja,” imbuhnya.

Usai diskusi, kegiatan di lanjut dengan ziarah ke makam pendiri pesantren sekaligus juga pendiri komisariat PMII STIQ an-Nur, KH. Nawawi Abdul Aziz. Dalam kegiatan ini diikuti kurang lebih 30 kader. (Faridur Rohman/Mahbib)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: