Tingkatkan Partisipasi, IPNU Sosialisasi Pilwali Surabaya

Surabaya, Dalam rangka meningkatkan partisipasi pemilih pemula atau anak muda di Surabaya, Jawa Timur, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) bekerja sama dengan KPU setempat menggelar Sosialisasi Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Surabaya tahun 2015.

Acara ini diselenggarakan pada Sabtu (31/10) siang di aula Kampus A Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Jalan SMEA No 57 Surabaya.

Ketua Pimpinan Cabang IPNU Surabaya Agus Setiawan mengatakan, pendidikan politik dan kegiatan-kegiatan sosialisasi tentang pemilihan kepala daerah adalah kegiatan yang sangat penting bagi pemilih pemula, mengingat selama ini,  dari pengalaman yang lalu-lalu, partai politik hampir tidak pernah sekalipun menjalankan fungsinya untuk memberikan pendidikan politik bagi masyarakat, lebih-lebih untuk anak muda.

“Bahkan partai politik lebih sering memanfaatkan mereka (remaja dan pemilih pemula) sebatas hanya untuk hura-hura politik, seperti pengerahan massa dan konvoi,” kata Agus.

Oleh karena itu, IPNU Surabaya bekerja sama dengan berbagai pihak, antara lain dengan KPU Kota Surabaya sudah dan akan melakukan sosialisasi Pemilukada dan pendidikan politik bagi pemilih pemula. Selain itu, bersama organisasi yang sejajar yakni Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Ikatan Pelajar Putri NU dan Pelajar Islam Indonesia, IPNU akan menggalang sinergi untuk menyelamatkan pemilih pemula dari pembodohan politik.

Sekretaris PC IPNU Surabaya Harun Rosyid mengungkapkan, ”Pendidikan politik dimaksudkan agar pemilih pemula yang notabene masih ‘hijau’ dalam dunia politik memiliki kesadaran dan partisipasi politik secara proporsional.”

Ia mengatakan, konsekuensi demokrasi telah menempatkan setiap warga negara yang mempunyai hak pilih untuk menentukan arah dan kebijakan negara dan khususnya Kota Surabaya melalui sistem pemilihan langsung.

“Jangan sampai para pemilih pemula ini tidak menentukan pilihan secara otonom dan sadar. Tapi mereka perlu diajak untuk benar-benar sadar hak dan pilihannya, agar tidak gampang diajak untuk sekedar konvoi motor dan menjadi massa bayaran saat kampanye,” katanya. (Red: Mahbib)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: