Tolak Radikalisasi, Khofifah Ajak Mahasiwa Sebarkan Islam Damai

Makassar, NU Online
Ketua Umum Muslimat NU Hj Khofifah Indar Parawansa mengutip Indeks Teroris Global (GTI) 2012 yang menempatkan Indonesia pada posisi ke-31 dalam hal radikalisasi keagamaan. Menteri Sosial RI ini melihat dunia maya sebagai ruang pertarungan yang mesti direbut untuk menyebarkan konten-konten keagamaan yang toleran dan damai. Menurutnya, kalangan muda terutama mahasiswa berperan besar mewarnai dunia maya dengan ide-ide perdamaian.

Demikian disampaikan Hj Khofifah pada kuliah umum di hadapan peserta Training of Trainer (ToT) dan mahasiswa UIM dalam rangka ToT yang diselenggarakan oleh Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sulawesi Selatan bekerja Universitas Islam Makassar di Auditorium KH Muhyiddin Zain, Senin (28/9).

Bahkan dalam kasus terorisme di Indonesia, penggunaan internet telah digunakan untuk publikasi propaganda dan indoktrinasi pengikut. Publikasi propaganda ini, kata Khofifah, memunculkan pesan-pesan jihad dan perlawanan global yang dipasang jaringan teroris di berbagai situs internet yang dikelolanya.

Di sisi lain sasaran indoktrinasi biasanya adalah anak-anak muda yang sedang mencari jati diri. Mereka adalah generasi yang belum memiliki keyakinan kuat dan identitas kokoh sehinggga mudah terbujuk oleh pemikiran-pemikiran baru yang dianggapnya benar dan mampu mengantarkannya kepada kehidupan lebih baik.

“Tak lupa kami mengajak seluruh mahasiswa UIM untuk melawan pemahaman radikalisme dan terorisme,” tambahnya.

Tampak hadir dalam kuliah umum ini Sektama BNPT RI Mayor Jenderal TNI Abdul Karim Kadir, Rektor UIM A Majdah M Zain, Ketua FKPT Sulsel Arfin Hamid, Nurul Fuadi sebagai moderator dan ribuan mahasiswa UIM. (Andy Muhammad Idris/Alhafiz K)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: