UIM Lakukan Muhasabah di Peringatan Nuzulul Qur’an

Makassar, NU Online
Civitas akademika Universitas Islam Makassar (UIM) memperingati malam Nuzulul Quran buka puasa bersama di Auditorium KH Muhyiddin Zain UIM, Jumat (10/) sore. Mereka menjadikan peringatan ini sebagai momentum untuk mengoreksi dan mengevaluasi diri.

Rektor UIM Dr Majdah M Zain di hadapan segenap civitas akademikanya menuturkan UIM perguruan tinggi Islam yang dalam proses pembelajarannya banyak mengkaji nilai-nilai Al-Qur’an.

UIM mewajibkan civitas akademika setiap tahunnya untuk memperingati hari Nuzulul Qur’an sebagai proses muhasabah dan koperatif sistem dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

“Semoga peringatan Nuzulul Qur’an menambah atmosfer kehidupan beragama di tengah masyarakat,” kata Hj Majdah.

Tampil sebagai pembawa hikmah Nuzulul Qur’an Wakil Rais Syuriyah NU Sulsel Anregurutta KH Busthani Syarief. Menurut salah seorang pendiri Universitas Islam Makassar, Al-Qur’an diturunkan di muka bumi ini untuk umat manusia dalam bahasa Arab.

“Tujuan diturunkannya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan pembeda antara yang haq dan batil,” ujar Gurutta Busthani.

Al-Qur’an diturunkan sebagai risalah manusia dari kegelapan dunia menuju dunia yang penuh kedamaian, keberagamaan, dan penuh dengan nilai-nilai Islam, tandas Gurutta Busthani.

Tampak hadir para pengurus Syuriyah dan Tanfidziyah NU Sulsel, Wakil Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Al-Gazali A Rahman Idrus, Kepala Kanwil Kemenag Sulsel H Abd Wahid Thahir yang juga Ketua PCNU Makassar, Sekretaris Kopertis Wilayah IX Sulawesi Hawignyo, para Wakil Rektor UIM, para Dekan sekampus UIM, dan para ketua lembaga dan banom NU Sulsel. (Andy M Idris/Alhafiz K)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: