Wabup Jombang: Banser Benteng Negara dan Agama

Jombang, Wakil Bupati Jombang Nyai Hj Mundjidah Wahab berharap agar Barisan Serbaguna (Banser) menjadi bagian penting bagi keselamatan bangsa dan negara. Penegasan ini disampaikannya pada kegiatan pembukaan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Banser se-Kabupaten Jombang di lapangan Universitas Hasyim Asy’ari, Jombang, Jawa Timur.

“Dalam sejarahnya, Banser telah memberikan sumbangsih besar bagi perjalanan bangsa dan negara ini,” katanya, Jumat (29/5) petang. Di hadapan 182 peserta Diklatsar, Wakil Bupati yang menjadi Inspektur Upacara menyampaikan bahwa peran penting Banser telah teruji dalam sejarah.

“Pada tahun 1940, ada ratusan pasukan Banser Jombang yang berangkat ke Jakarta untuk memeriahkan hari lahir Nahdlatul Ulama,” kenang Bu Nyai Mundjidah. Peran-peran seperti itu terus dilakukan hingga kini. Bahkan keberadaan Banser telah menjadi bagian tidak terpisahkan dalam denyut nadi perjalanan bangsa, lanjutnya.

Wakil Bupati Jombang sangat mengapresiasi kegiatan ini sebagai wahana untuk memupuk rasa nasionalisme dan kepedulian terhadap kepentingan masyarakat. “Di manapun saat dibutuhkan, Banser harus siap mendermabaktikan dirinya untuk kepentingan agama, nusa dan bangsa,” katanya disambut aplaus peserta.

Subandi Mashuda dari Satkorcab Banser Jombang mengemukakan bahwa kegiatan diklat ini sebagai sarana mencari kader pembela ulama, bangsa dan negara. “Mereka akan dididik dengan sejumlah materi seperti wawasan kebangsaan dan keislaman, bela negara dan juga tentunya materi ke-NU-an,” katanya.

Kegiatan Diklatsar berlangsung hingga 31 Mei mendatang. Para peserta adalah utusan dari wilayah timur yang meliputi Mojowarno, Ngoro, Kesamben, Mojoagung, Diwek serta Ploso. Sejumlah narasumber akan memberikan materi seputar wawasan keislaman dan kebangsaan, ke-Ansor-an, ke-NU-an, Aswaja hingga bela negara. (Syaifullah/Mahbib)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: