Bank Jatim Sebabkan Kemacetan Kota, Ini Komentar PCNU Pamekasan



Pamekasan,
Ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama Pamekasan KH Abd Ghoffar sangat menyayangkan atas kelalaian pimpinan Bank Jatim yang membiarkan sebagian jalan raya di depan kantor bank tersebut dijadikan parkir kendaraan roda empat oleh nasabahnya.

Ulah bank tersebut disinyalir menjadi penyebab utama macetnya kendaraan di pusat kota. “Kita bisa cermati sendiri betapa seringnya kemacetan di pusat kota, di daerah monument Arek Lancor. Sebagian jalan raya yang dijadikan tempat parkir nasabah Bank Jatim menjadi pemicunya. Kami sangat mengapresiasi tindakan Komisi I DRPD Pamekasan untuk memanggil pimpinan bank tersebut. Karena ini menyangkut kemaslahatan umum,” tegas pengasuh Pesantren Riyadush Sholihin Pamekasan tersebut, Rabu (10/2).

Karena itu, kata dia, PCNU Kabupaten Pamekasan menyetujui Komisi I DPRD Pamekasan yang memanggil pimpinan Bank Jatim di daerah itu.

Komisi I DPRD Pamekasan melayangkan surat resmi kepada Bank Jatim Cabang Pamekasan. Bank yang menjadi penyimpan dana Pemkab Pamekasan itu, dipersoalkan lantaran tidak mengindahkan desakan publik agar segera membangun lahan parkir di area gedungnya. Pasalnya, separuh badan jalan di depan kantor tersebut, dihabiskan untuk parkir kendaraan nasabahnya.

Lokasi Bank Jatim berada di Jalan Panglima Sudirman yang merupakan jalan bundaran area monumen Arek Lancor yang dikenal padat. Akibatnya, sering mengakibatkan kepadatan lalu lintas. Bahkan, kemacetan. Desakan agar menyediakan lahan parkir sendiri itu sudah berulangkali, namun tidak juga dipenuhi oleh Bank Jatim.

Ketua Komisi I DPRD Pamekasan Ismail mengatakan, dalam waktu dekat ini akan memanggil pengelola Bank jatim Cabang Pamekasan. Tujuannya, meminta Bank Jatim untuk datang ke kantor DPRD Pamekasan membahas masalah tidak adanya lahan parkir di bank milik pemerintah tersebut.

Sementara itu, Kepala Cabang Bank Jatim Pamekasan Arief Firdausi mengatakan, pihaknya sudah punya rencana membangun lahan parkir. Rencananya akan dimulai pada pertengahan tahun 2016 mendatang. Lantaran lahannya yang sempit, pihaknya akan membongkar sebagian gedung untuk lahan parkir.

“Kami akan menyiapkan lahan parkir di sebelah bangunan yang ada sekarang. Ada layoutnya, akan ditata kembali supaya roda 4 dan roda 2 bisa masuk,” tukasnya. (Hairul Anam/Abdullah Alawi)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this:
:)