Bupati Pamekasan Raih Penghargaan Nasional Berkat Masjid


Pamekasan,

Bupati Kabupaten Pamekasan Achmad Syafii menerima penghargaa Yayasan Dana Sejahtera Mandiri (Damandiri) 2015 sebagai Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) Rujukan Nasional. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Damandiri Prof Dr Darmono Suyono di auditorium Universitas Negeri Semarang, Jumat malam (15/1).

Ditemui di Pendapa Ronggosukowati Pamekasan, Jumat (22/1) pagi, Bupati Syafii mengungkapkan rahasia keberhasilannya. Yaitu, lantaran melakukan pemberdayaan masyarakat lewat masjid.

“Kami memaksimalkan program Tri Bina: bina remaja, bina keluarga balita, dan bina lanjut usia (lansia). Realisasi program pemberdayaan masyarakat tersebut berbasis masjid. Yaitu, pemberdayaan dilakukan dengan memfungsikan masjid-masjid guna mengubah mental dan ekonomi masyarakat,” terang mantan anggota DPR RI tersebut.

Posdaya sendiri merupakan forum silaturahmi, advokasi, komunikasi, edukasi dan wadah penguatan fungsi-fungsi keluarga secara terpadu dari masyarakat makin sejahtera yang berkomitmen mengentaskan kemiskinan dalam mendukung sustainable development goals. Dalam hal ini, posdaya bermitra dengan Yayasan Damandiri.

Di Jawa Timur, hanya Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Malang, dan Kota Malang yang meraih penghargaan tersebut.

Selain program Tri Bina yang realisasinya berbasis masjid, Kabupaten Pamekasan juga mampu mengoptimalkan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS).

Kabupaten Pamekasan juga dinilai peduli kepada masyarakat kurang mampu dengan menggelar pelatihan ketetampilan, pembinaan keluarga balita, posyando, dan pembinaan remaja. Mereka dilatih agar bisa hidup mandiri di masa yang akan datang. (Hairul Anam/Abdullah Alawi)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this:
:)