Gus Ipul Siapkan Aplikasi Rukun Tetangga Jatim



Sidoarjo,
Wakil Gubernur Jawa Timur H Saifullah Yusuf tengah menyiapkan gerakan rukun tetangga se-Jawa Timur. Hal itu diinisiasi karena banyaknya paham radikalisme yang menyimpang dari Pancasila dan tidak sesuai dengan ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah.

“Jangan sampai kita tahu tetangga kita menjadi pengedar narkoba setelah ditangkap oleh BNN, Jangan sampai kita tahu tetangga kita menjadi teroris setelah digerebek Densus 88 dan jangan sampai kita tahu tetangga kita kelaparan setelah muncul di televisi atau kita mengetahui dari berita di koran,” kata Gus Ipul usai mengisi acara “ngopi bareng Gus Ipul” di Perum Istana Mentari, Kelurahan Cemengkalang RT 16 RW 05 Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (12/2).

 

Gus Ipul berharap, melalui gerakan yang diberi nama Aplikasi Rukun Tetangga itu bisa dijadikan musyawarah warga. Sehingga ketika ada masalah di RT, RW atau pun Kelurahan dapat segera diselesaikan. Misalnya, dengan aplikasi rukun tetangga, warga dapat mengantisipasi banjir, menangani permasalahan sampah atau pun permasalahan lainnya.

 

Selain itu, masyarakat di Jawa Timur, khususnya di Sidoarjo diharapkan rukun dengan para tetangganya. Pasalnya, warga yang baik yakni warga yang selalu rukun dengan tetangganya. Melalui aplikasi rukun tetangga itu, orang nomor dua di Jatim ini berharap agar masyarakat Jawa Timur tetap rukun, dan saling mengenal antar tetangganya.

“Warga yang baik adalah warga yang rukun dengan tetangganya. “Dari situlah akan muncul rasa gotong royong serta kebersamaan. Dan hal itu perlu didorong dengan teknologi,” tegas Ketua PBNU itu.

Lebih jauh Gus Ipul menjelaskan, ketika bermusyawarah, perlu suasana yang hangat. Untuk menghangatkan suasana itu salah satunya dengan minum kopi. Menurutnya, kopi di Indonesia adalah basisnya dunia, sedangkan di Jawa Timur, kopi merupakan basisnya Indonesia.

“Jadi minumlah kopi Indonesia sebelum minum kopi-kopi yang lain,” pinta Gus Ipul. (Moh Kholidun/Abdullah Alawi)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this:
:)