Kiai Syatibi: NU Mendatang di Tangan IPNU-IPPNU

Pamekasan, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Abror Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, KH Syatibi Sayuthi berharap, organisasi pelajar NU bisa lebih mengembangkan diri dalam hal kaderisasi. Sebab, terangnya, IPNU-IPPNU adalah NU yang akan datang.

Ia mengatakan hal itu saat menghadiri acara peringatan Maulid Nabi yang digelar Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar NU (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU) Larangan di kantor MWCNU Larangan, Kabupaten Pamekasan, Ahad (10/1).

“NU mendatang berada di tangan IPNU-IPPNU, karena IPNU-IPPNU merupakan jantung NU. Bagaimana NU akan lebih baik ke depan, salah satu penentunya ialah organisasi pelajar. IPNU-IPPNU Larangan diharapkan menjadi tolok ukur kaderisasi pelajar yang paling produktif,” ujarnya yang disimak sekitar 150 hadirin.

PAC IPNU-IPPNU Larangan mengemas peringatan Maulid Nabi ini dengan dialog interaktif bersama R. Ainul Yaqin. “Dzikra Maulidirrasul Muhammad SAW Bi’ah?” adalah tema yang diangkatnya. Hadir 150 peserta dialog yang terdiri dari beberapa perwakilan Pimpinan Komisariat IPNU-IPPNU se-Kecamatan Larangan dan OSIS se-Kecamatan Larangan.

Pada kesempatan tersebut, Ketua PAC IPNU Larangan Iqbal Rafiqi berharap, peserta dapat mengikuti dialog dengan khidmat, sehingga akan menjadi tambahan khazanah keilmuan rekan-rekanita untuk bekal masa depannya.

K Adnan Syamsuri selaku Sekretaris MWCNU Larangan juga mengharap, IPNU-IPPNU Larangan hari ini mengembangkan organisasinya di dunia pesantren dan sekolah-sekolah di bawah naungan NU. Lebih utamanya di sekolah umum/negeri yang belum mengenal IPNU-IPPNU. (Hairul Anam/Mahbib)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this:
:)