Lembaga Kursus GP Ansor Pringsewu Tingkatkan Layanan



Pringsewu,
Setelah dibuka pada pertengahan November 2015, Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) milik Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Pringsewu, Lampung terus membuktikan eksistensinya. Lembaga yang diberi nama “LKP Bela Bangsa” itu konsisten memberikan pendidikan kepada para peserta didiknya.

Ditemui setelah memberikan materi kepada murid-muridnya, Henudin, salah satu tutor bahasa Inggris di LKP tersebut menjelaskan bahwa dirinya masih konsisten memberikan materi kepada para peserta didiknya.

“Alhamdulillah, saya masih rutin memberikan materi kepada mereka kok. Bahkan, sekarang 2 kali dalam seminggu, tadinya dalam seminggu hanya 1 kali,” ucapnya, Ahad (18/1). Fakta ini menampik anggapan sejumlah orang bahwa LKP itu sedang mati suri.

Tak hanya itu, beberapa tutor juga sudah disiapkan untuk membantu mengajar di LKP Bela Bangsa. Para tutor umumnya adalah mereka yang mempunyai pengalaman mengajar dan diutamakan dari anggota GP Ansor.

“Kami sudah menambah beberapa tutor baru dalam rangka membantu mengajar dan mengembangkan kualitas pengalaman mengajar mereka, dan yang pastinya mereka adalah anggota Ansor,” tambahnya.

Ketika ditanya tentang perkembangan jumlah peserta didik yang mengikuti kegiatan pembelajaran di LKP tersebut, Henudin mengungkapkan bahwa ada penambahan jumlah peserta didik namun memang belum signifikan.

Dia beralasan, sementara ini sedang fokus mendidik peserta yang ada agar kualitasnya baik. , Jika kualitasnya baik, imbuhnya, maka kuantitas akan mengikuti dengan sendirinya. Di samping itu, ruang tempat belajar yang minim dan sempit menjadi alasan utama.

Terkait besaran biaya yang harus dikeluarkan oleh peserta didik yang mengikuti kegiatan pembelajaran di LKP Bela Bangsa, Henudin menyatakan bahwa ada 2 sistem paket yang ditawarkan kepada para peserta didik.

Paket bulanan dengan besaran biaya Rp 50.000 per bulan dan Paket 1 tahun dengan besaran biaya Rp 500.000 per tahun. Biaya tersebut dapat diangsur 2-4 kali. Di LKP Bela Bangsa tidak ada biaya pendaftaran, tidak ada biaya buku, tidak ada biaya ujian, dan tidak ada biaya praktik. (Red: Mahbib)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this:
:)