MWCNU Besuk Kuatkan Pemahaman Aswaja


Probolinggo,

Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Besuk Kabupaten Probolinggo, Senin (18/1) menggelar pendidikan dan pelatihan (diklat) quantum teaching dan penguatan pemahaman Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) di Madrasah Ibtida’iyah (MI) Firdan Nadlira Desa Sumurdalam Kecamatan Besuk.

Kegiatan ini diikuti oleh 100 orang peserta terdiri dari para pengurus MWCNU, Ranting NU, guru RA, MI, MTs dan MA se-Kecamatan Besuk. Selama kegiatan mereka mendapatkan materi dari narasumber H Hasan Baharun dari Pesantren Darullughah wal Karomah tentang metode quantum teaching dan Wakil Rais Syuriyah PCNU Kota Kraksaan KH Idrus Ali tentang penguatan Aswaja.

Ketua MWCNU Besuk Hasan Zainuri mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menangkal maraknya pelbagai aliran yang saat ini sudah sangat merajalela sekaligus peningkatan kompetensi guru.

“Ini merupakan salah satu upaya yang kami lakukan dalam rangka untuk mengantisipasi bahaya maraknya paham-paham di luar NU dengan cara membentengi kader dan guru NU dengan memperkuat pemahaman aqidah Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja),” katanya.

Menurut Zainuri, memperkuat Aswaja merupakan salah satu upaya yang sangat tepat agar para kader dan warga NU tidak sampai terpengaruh oleh paham-paham lain yang bertentangan dengan aqidah Ahlussunnah wal Jamaah.

“Jika pemahaman terhadap aqidah Ahlussunnah wal Jamaahnya sudah kuat, saya sangat yakin mereka tidak akan mudah terpengaruh dengan paham-paham lain di luar NU. Mudah-mudahan kegiatan ini mampu membentengi warga NU dari ancaman paham di luar Aswaja,” harapnya. (Syamsul Akbar/Alhafiz K)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this:
:)