Pergunu Kraksaan Fokus Perjuangan Melalui Pendidikan



Probolinggo,
Awal tahun 2016 merupakan momentum bersejarah dalam rentang waktu perjuangan para aktivis pendidikan warga NU Kabupaten Probolinggo. Dimana bersama-sama untuk secara sadar mewadahi diri dalam satu rumah yang akan menjadi ruang untuk memberikan kontribusi pemikiran dan perjuangan dalam membangun masyarakat luas.

Hal tersebut ditegaskan Ketua Pengurus Cabang Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kota Kraksaan Kabupaten Probolinggo Ishuddin, Selasa (26/1). Menurutnya, para kaum terdidik yang tergabung dalam Pergunu dengan komitmen yang kuat sepakat untuk bersatu dalam wadah organisasi ke-NU-an yang fokus menitikberatkan basis perjuangan umat melalui jalur pendidikan.

“Pergunu merupakan sebuah wadah keorganisasian yang menjadi rumah besar kaum terdidik dari kalangan para ustadz dan ustadzah untuk mengabdikan diri secara ikhlas membangun dan mencerdaskan masyarakat melalui berbagai lembaga pendidikan Ma’arif yang ada di Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Menyadari akan betapa strategis dan sentralnya peran Pergunu ini, jelas Ishuddin, maka dengan semangat al-ikhlas (ketulusan), al-‘adalah (keadilan), at-tawassuth (moderasi), at-tawazun (keseimbangan) dan at-tasamuh (toleransi), para ustadz dan ustadzah ini bergerak cepat melakukan komunikasi intensif untuk segera membesarkan Pergunu Kota Kraksaan.

“Strategi dan berbagai alternatif rencana pun segera dicanangkan diantaranya dalam menyusun kepengurusan PC Pergunu Kota Kraksaan sebagai motor penggerak laju organisasi. Alhasil, dalam rentang waktu yang tidak terlalu lama, telah terbentuk kepengurusan yang akan mensuport dan memfasilitasi berbagai kegiatan organisasi yang baru lahir ini,” jelasnya.

Menurut Ishuddin, hingga saat ini Pergunu telah banyak mendapatkan dukungan kekuatan jaringan di kalangan para ustadz dan ustadzah di Kabupaten Probolinggo. “Dalam waktu yang relatif singkat telah banyak para relawan dan aktivis yang mengikrarkan diri untuk bersatu bahu membahu membangun dan membesarkan Pergunu,” pungkasnya. (Syamsul Akbar/Mahbib)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this:
:)