Pesantren Minhajuth Tholabah Adakan Pelatihan Simapes


Purbalingga,

Bertempat di aula Madrasah Tsanawiyah pesantren Minhajuth Tholabah sebanyak 49 santriwan-santriwati dari 20 pesantren se-Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah mengikuti program pelatihan peningkatan mutu pesantren. Pelatihan Sistem Manajemen Pesantren (Simapes) ini diinisiasi pengurus wilayah Rabithah Ma’ahid Islamiyyah Nahdlatul Ulama (RMINU) bekerjas ama dengan kantor Kementrian Agama Jawa Tengah. 

Inspirasi untuk melakukan administrasi bisa menilik al-Baqarah ayat 282. Di sana harus memperhatikan proses pencatatan dalam masalah utang-piutang, terdapat seorang katib yang mengurusi masalah penulisan administrasi. “Kita bisa melihat pesantren Minhajuth Tholabah ini menghabiskan 1 kuintal beras dalam satu hari. Maka kita harus mengetahui pemasukan dan pengeluaran agar bisa terkontrol dengan baik. Administrasi di pesantren sudah ada agar kita tingkatkan,” ungkap Kepala Kementrian Agama Kabupaten Purbalingga, Abdurrohim.

Dengan memperhatikan administrasi, tambah Abdurrohim, kita perlu mengarsip surat-menyurat baik keluar atau masuk, rencana kegiatan dalam satu tahun ke depan di pesantren supaya kegiatan kita terukur. Memang perlu orang yang tekun untuk mengelola administrasi tidak semua orang mau dan mampu untuk menjalankan kegiatan ini. Semoga kita mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan bisa menerapkannya di masing-masing pesantren.

“Trasi wae kudu ana administrasine (penjual trasi harus ada administrasine) saya mendukung sekali kegiatan ini, ” ungkap KH Anwar Idris selaku pengasuh pesantren Minhajuth Tholabah dalam sambutan pembukaan pelatihan.

Simapes ini sudah diluncurkan mulai tahun kemarin, sekarang sudah mencapai versi 1.2 dan akan terus dikembangkan untuk menunjang administrasi pesantren. Selain pelatihan Simapes acara ini juga terdapat materi sosialisasi pemutihan izin operasional pondok pesantren dan Program Indonesia Pintar (PIP). (Zulfa/Fathoni)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this:
:)