Pimpinan Pusat IPNU Segera Gelar IDFWSP Ke-2


Jakarta,

Setelah sukses menggelar International Dialogue for World Student Peace (IDFWSP) pada 29 April 2016 lalu, Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU) bakal menggelar IDFWSP kedua di Yogyakarta pada 28-29 Mei mendatang di Hotel Sahid Ritz Yogyakarta dan nDalem Prabukusuman. Selain dialog perdamaian antar pelajar dunia, kegiatan tersebut juga akan dirangkai dengan kunjungan ke pesantren-pesantren dan beberapa situs bersejarah di Yogyakarta. 

Menurut Ketua PP IPNU Bidang Hubungan Internasional, Slamet, kegiatan ini merupakan lanjutan dari kegiatan sebelumnya dan akan dilanjutkan ke beberapa kota di Indonesia. 

Seperti acara sebelumnya, pada pertemuan di Yogyakarta nanti juga akan melibatkan berbagai organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan yang ada di kota pelajar tersebut. 

“Kegiatan ini merupakan salah satu cara kita untuk mengetahui tantangan-tantangan kehidupan Islam di luar negeri. Selain itu kegiatan ini juga merupakan ikhtiar untuk mengenalkan Islam nusantara pada mahasiswa-mahasiswa asing yang ada di Indonesia dan para aktivis dari pelbagai macam latar belakang untuk lebih mengenal Islam nusantara,” tutur Slamet, Rabu (18/5) di Jakarta.

Di samping itu, lanjut Slamet, dengan menghadirkan mahasiswa-mahasiswa asing yang ada di Indonesia diharapkan akan terjalin komunikasi yang intensif antara IPNU dengan berbagai organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan di luar negeri. Bahkan, melalui kegiatan ini juga diharapkan akan mampu tercipta peluang-peluang kerjasama strategis, khususnya dalam bidang kepelajaran internasional.  

“Tentu saja yang kita inginkan IPNU akan dikenal di berbagai negara di dunia, caranya tentu dengan menggandeng para mahasiswa asing dan aktivis internasional yang ada di Indonesia untuk berjalan bersama dengan IPNU,” imbuh Slamet.

Dalam kesempatan tersebut, akan hadir sebagai pembicara, KH. Mu’tashim Billah, Pengasuh Pondok Pesantren Sunan Pandanaran, Yogyakarta, Malikah Feer (Belanda) dan Suprawat Umar (Thailand). Kegiatan yang rencananya akan digelar di 9 kota di Indonesia ini merupakan kerjasama Bidang Hubungan Internasional PP IPNU dan Konsorsium Sinar Pagi. (Wahyoe Nurhadi/Zunus)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this:
:)