PWNU Jatim Sosialisasikan Pembuatan Kartanu di Jombang



Jombang,
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur mensosialisasikan pembuatan Kartu Tanda Anggota Nahdlatul Ulama (Kartanu) di aula kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jombang pada Kamis, (28/1).  

Sosialisasi tersebut dihadiri antara lain dari PWNU Jatim KH Ach Shidiq, KH Ahasnul Haq serta tim pembuatan Kartanu. Sedangkan dari PCNU Jombang Wakil Rais Syuriyah KH Ma’shum Zein, Ketua Tanfidziyah KH Isrofil Amar, serta pengurus MWCNU se-Jombang. Hadir juga perwakilan dari beberapa badan otonom (banom) NU, di antaranya Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jombang, Ketua IPNU, Ketua IPPNU.

Dalam sosialisasi tersebut, KH Ach Shidiq mengungkapkan bahwa pembuatan kartanu dari semua wilayah mengalami jeda yang cukup panjang, salah satu faktor penyebabnya adalah pelaksanaan Muktamar Ke-33 NU di Jombang beberapa bulan lalu.

“Kita berencana lagi untuk pembuatan Kartanu melalui kegiatan sosialisasi semacam ini,” katanya di depan puluhan undangan.

Waktu yang tidak sebentar itu, menurut KH Isrofil Amar, jelas berdampak terhadap minimnya warga nahdliyin atas kepemilikan Kartanu sebagai katu identitas masyarakat NU. Terbukti di Jombang masih sekitar 101 ribu warga NU yang mempunyai Kartanu. “Jumlah ini tentu masih sangat jauh jika dibandingkan jumlah warga NU di Jombang”, katanya.

Ia berharap rencana pembuatan Kartanu kali ini dilaksanakan dengan maksimal. PWNU juga hendaknya bisa mengkoordinasikan dengan melakukan koordinasi dengan banom NU di tingkat PCNU.

“Karena itu kami berharap dalam penyelenggaraan pembuatan Kartanu putaran III ini bisa berjalan dengan maksimal. Kami mengeluhkan dengan belum bisa optimalnya koordinasi dengan beberapa banom, terutama Muslimat dan Fatayat NU. Karena itu kami berharap PWNU Jatim bisa menjembatani hal ini dengan melakukan koordinasi dengan banom yang ada di PWNU,” jelasnya.

Menanggapi kondisi demikian, Kiai Ahsanul Haq menegaskan bahwa, pihaknya sedang menjalin kerja sama dengan salah satu PT yang dianggap mumpuni dalam pembuatan Kartanu saat ini. Ia optimis kerja sama yang tengah dibangun itu akan mempercepat tempo pembuatan Kartanu.

“Saat ini kita melakukan kontrak dengan PT yang lain, dan insyaallah PT yang ini bisa menjalankan dengan baik, terutama berkaitan dengan koordinasi dengan pengurus-pengurus banom,” terangnya.

Setelah dilakukan musyawarah dengan seluruh peserta sosialisasi, termasuk mendengarkan usulan-usulan dari pengurus MWCNU yang hadir, akhirnya disepakati penyelenggaraan pembuatan Kartanu akan dimluai pada awal Maret 2016. (Syamsul Arifin/Abdullah Alawi)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this:
:)