Semarak Maulid Nabi di Pesantren Futuhiyyah Mranggen

Demak,
Yayasan Pesantren Futuhiyyah Mranggen Kabupaten Demak mengadakan maulid Rasulullah SAW dan istighotsah di halaman pesantren, Sabtu (9/1). Acara ini diikuti oleh lebih dari 5000 hadirin. Mereka terdiri atas para kiai, dewan guru, dan siswa lembaga yang ada di Yayasan Pesantren Futuhiyyah.

Acara diawali dengan pembacaan surat Al-Fatihah, dilanjutkan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qu’an, sambutan, pembacaan istighotsah serta pembacaan maulid Simtud Duror yang dipimpin oleh grup hadrah Babul Musthofa pimpinan Habib Luthfi dari Pekalongan.

Menurut pengasuh Pesantren Futuhiyah KH Muhammad Hanif Muslih, kegiatan ini merupakan salah satu agenda tahunan di Yayasan Pesantren Futuhiyyah. Kegiatan semacam ini perlu dilaksanakan untuk membekali baik para guru maupun siswa yang ada di yayasan untuk senantiasa meniru dan meneladani Rasulullah SAW, terutama akhlak Beliau. Karena pada Rasulullah terdapat suri teladan yang bagus sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an. “Selama ini kita sulit untuk mencari suri tauldan yang bagus.”

Ia menjelaskan pentingnya kegiatan semacam ini. Kegiatan ini mendorong guru dan siswa di yayasan ini untuk senantiasa mengamalkan amalan-amalan ala Aswaja seperti istighotsah, pembacaan manaqib, tahlil serta maulid nabi yang selama ini sudah dilaksanakan oleh para guru pendiri yayasan.

Semua amalan itu harus terus dilestarikan walaupun akhir-akhir ini banyak aliran dan paham yang menyatakan bahwa pembacaan manaqib, tahlil, ziarah kubur, istighotsah, maulid adalah bid’ah, bahkan ada yang menyatakan syirik.

Ia meminta segenap guru untuk senantiasa meniru akhlak rasul, berakhlak dengan Al-Qur’an. Pembina yayasan ini memerintahkan dewan guru untuk memberikan teladan baik kepada siswa. (Abdus Shomad/Alhafiz K)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: