SMK Hidayatul Muslimin Siap Ubah OSIS Jadi IPNU-IPPNU



Rembang,
Sebagai upaya kaderisasi pelajar yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), Pimpinan Ranting (PR) Desa Kumbo Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah bersilaturrahim ke SMK Hidayatul Muslimin Kumbo.

SMK yang berdiri dibawah naungan Yayasan Pendidikan Hidayatul Muslimin Desa Kumbo, Sedan, Rembang, ini berdiri pada tahun 2013 dengan jumlah siswa saat ini sebanyak 75 siswa.

PR IPNU Desa Kumbo Aan Ainun Najib mengatakan, sebagai upaya kaderisasi NU tingkat pelajar, maka sudah sepatutnya IPNU-IPPNU bergerak di sekolah tingkat SLTA. “Beberapa bulan terakhir, kami telah melakukan silaturrahmi dan koordinasi kepada beberapa tokoh yayasan Hidayatul Muslimin terkait kaderisasi dan pendirian Komisariat di SMK tersebut,” ujar Aan.

Alhamdulillah, lanjut Aan, tanggapan positif disampaikan pembina kesiswaan SMK Hidayatul Muslimin. “InsyaAllah, bulan depan kami akan komunikasi lebih lanjut dengan kepala sekolah dan pembina kesiswaan terkait penentuan waktu pelaksanaan kegiatan Masa Kesetiaan Anggota (Red. Makesta) dan pembentukan Komisariat IPNU-IPPNU di SMK Hidayatul Muslimin”, tambahnya.

Wakil Ketua Cabang IPNU Kabupaten Rembang tersebut menyebut mengharapkan upaya kaderisasi Pelajar NU dapat berjalan secara kontinuitas dan tidak terputus, Tentu saja komitmen dan partisipasi dari semua pihak juga tetap diperlukan.

Pembina Kesiswaan SMK Hidayatul Muslimin Rahmawati mengatakan, beberapa tahun terakhir memang kami melihat beberapa kegiatan baik dan bermanfaat bagi masyarakat yang dilakukan oleh IPNU-IPPNU. Baik itu berupa kaderisasi maupun sosial masyarakat, diantaranya bazar sembako murah, karnaval, dan pengajian.

Pihaknya sangat berterima kasih kepada pengurus IPNU-IPPNU, atas upaya baik mereka untuk mempersiapkan kader muda bangsa ini menuju kader yang lebih baik lagi lewat kaderisasi IPNU-IPPNU. “Kami siap untuk mengubah badge OSIS menjadi Komisariat IPNU-IPPNU SMK Hidayatul Muslimin”, tutupnya. (Red: Abdullah Alawi)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this:
:)