Jadi Pengabdi Umat, Fatayat NU Songgom Perkuat Kapasitas Pengurus



Brebes,
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Songgom, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menggelar upgrading dalam rangka menguatkan kapasitas pengurus. Hal itu dilakukan agar organisasi menjadi pengabdi umat.

Hal tersebut disampaikan Ketua PAC Fatayat NU Songgom Hj Sumiyati, di sela acara di aula Kecamatan Songgom, Senin (8/2).

Menurut Sumiyati, kegiatan upgrading dalam rangka orientasi dan penguatan kapasitas pengurus Fatayat NU Songgom masa khidmat 2016-2021.

Diharapkan, para pengurus Fatayat NU periode ini mampu memahami secara komprehensif mengenai visi misi Fatayat NU. Dia menyadari kalau anggota dan pengurusnya belum paham tentang Fatayat NU. “Banyak yang menganggap kalau kegiatan fatayat hanyalah pengajian saja,” kata Sumiyati.

Padahal, banyak banyak hal yang bisa diperbuat Fatayat termasuk peningkatan ekonomi keluarga, ketahanan keluarga, peningkatan pendidikan dan kesehatan keluarga. “Lewat upgrading, diharapkan ada pemahaman yang konfrehensip,” terangnya.

Disamping itu, lewat upgrading diupayakan para pengurus mampu mengemban amanah yang diberikan sesuai dengan fungsinya masing-masing. Kegiatan ini juga menitikberatkan pada konsistensi pengurus untuk bisa membangun Fatayat NU di Songgom menjadi lebih baik.

Kewaspadaan terhadap narkoba dan aliran sesat juga menjadi tugas para pengurus Fatayat. Peran Fatayat, antara lain melakukan pembinaan dan pembentukan moral anak-anak bangsa melalui pengajian-pengajian khusus para remaja.

Anggota DPRD Brebes Imam Royani mengaku bangga dengan aktivitas yang telah dilakukan Fatayat dalam kegiatannya. Dia berpesan, agar anggota Fatayat bisa menjadi kader bangsa yang berkualitas. Berbagai keterampilan perlu dimiliki ibu-ibu Fatayat dengan matang. Apalagi, kini memasuki era MEA, yang tentunya wanita Indonesia harus memiliki kualitas terhadap persaingan global.

“Fatayat harus siap menghadapi MEA, karena akan membawa keuntungan bila masyarakat Indonesia siap menghadapi era pasar bebas,” kata Imam Royani.

Ketua Jurusan PGMI Universitas Wahid Hasyim Semarang Sari Hernawati selaku narasumber dalam kesempatan tersebut menyampaikan pentingnya peran wanita dalam menegakan bangsa. Perempuan, sangat strategis dalam memajukan daerah, yang diawali dari kehidupan keluarganya. “Bila di dalam keluarga sudah kokoh, maka tidak akan sulit menjadi pilar penyangga kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Sri Hernawati.

Sari menegaskan, keluarga Fatayat harus memasang strategi yang jitu dalam mengemban amanat organisasi yang bisa meningkatkan keharmonisan keluarga.

Acara diikuti 65 peserta dari 18 ranting se Kecamatan Songgom juga dihadiri Camat Songgom Edy Yusuf. Selaku pimpinan wilayah, dirinya memberikan keleluasaan penggunaan fasilitas yang dimiliki kecamatan untuk dipergunakan ormas seperti Fatayat. Dia melihat, Fatayat sangat membantu mensosialisasikan maupun mengaktualisasikan program pemerintah. “Ada sinergi yang bisa dibangun dalam mewujudkan pembangunan daerah,” tegasnya. (wasdiun/abdullah alawi)

Sumber: NU Online

%d bloggers like this: