Nasihat Imam Ali Zainal Abidin kepada Anaknya Soal ‘Menjerumuskan Saudara’

Dalam kitab Hilyah al-Auliyâ wa Thabaqat al-Ashfiyâ’, Imam Abu Na’im al-Ashbahânî (330-430 H) mencatat sebuah riwayat tentang nasihat Sayyidina Ali Zainal Abidin bin Husein bin Ali bin Abi Thalib kepada anaknya. Berikut riwayatnya:

حدّثنا سليمان بن أحمد، قال: ثنا يحي بن زكريا الغلابي، قال: ثنا العتبي، قال: حدثني أبي، قال: قال علي بن الحسين-وكان من أفضل بني هاشم-لابنه: يا بني، اصبر علي النوائب ولا تتعرض للحقوق، ولا تجب أخاك إلي الأمر الذي مضرته عليك أكثر من منفعته له

Sulaiman bin Ahmad bercerita, ia berkata: Yahya bin Zakariya al-Ghalabi bercerita, ia berkata: al-‘Utbi bercerita, ia berkata: ayahku bercerita kepadaku, ia berkata: Sayyidina Ali bin al-Husein berkata kepada anaknya:

“Wahai anakku, bersabarlah terhadap malapetaka. Janganlah kau melanggar hak-hak (atau menghalangi terlaksananya keadilan), dan jangan mendorong saudaramu kepada sesuatu yang (nilai) mudaratnya untukmu lebih banyak daripada (nilai) manfaatnya untuknya” (Imam Abu Na’im al-Ashbahânî, Hilyah al-Auliyâ wa Thabaqat al-Ashfiyâ’, Kairo: Dar al-Hadits, 2009, juz 2, h. 419).

Sumber: NU Online

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

* Kode Akses Komentar:

* Tuliskan kode akses komentar diatas:

%d bloggers like this: