iPhone Palsu Beredar di Amerika

New York, AS – Seorang pria di New York, Amerika Serikat (AS) ditangkap karena menjual iPhone palsu. Dari sini, tim kepolisian lantas menemukan ada banyak iPhone palsu buatan China membanjiri AS.

Di jalanan Ninth Avenue, Manhattan, New York, Iaron Baskerville, pria yang ditangkap tersebut, menggelar dagangan yang mengundang kecurigaan. Yakni unit iPhone yang tampak baru dan masih dibungkus rapi dalam kotak seharga USD 150 atau sekitar Rp 1,3 jutaan.

“iPhone ini palsu,” tutur Baskerville kepada polisi. Tentu saja, tidak ada lisensi resmi dari Apple pada produknya. Saat dibuka, tim kepolisian menemukan produk yang tampak sangat mirip denan iPhone sungguhan.

Namun jika dicermati, kualitas iPhone ini tentu saja jauh dari produk aslinya. Misalnya saja, layarnya terlihat lebih kecil, tombol di depannya tidak mantap berada di tempatnya dan terlihat tidak kokoh.

Laporan yang dilansir The Economic Times, Senin (27/2/2012) itu menyebutkan, tim kepolisian lantas mengeceknya ke Apple Store terdekat dan ya, Manager Apple Store mengonfirmasi iPhone tersebut palsu.

Polisi pun bergegas menggeledah toko Apple gadungan yang berdasarkan keterangan Baskerville merupakan gudang produk Apple palsu yang dijualnya. Mengejutkan, polisi menemukan 436 unit iPhone, 21 iPad yang semuanya palsu. Disebutkan tim kepolisian, ini adalah temuan stok produk Apple palsu terbesar yang pernah ditemukan di East Coast.

Selain menemukan produk Apple palsu, polisi juga menemukan uang tunai senilai USD 2.400, puluhan kamera keamanan dan dua pekerja bernama Cindy Liu dan Mo Ling yang kini ditahan.

Peredaran iPhone palsu rupanya marak juga terjadi di negeri asalnya, AS. Sepanjang 2010 dan 2011, ditemukan ribuan iPhone palsu di California. iPhone palsu ini diduga kuat berasal dari China. Beberapa bagian dibuat dari komponen produk Apple asli yang dicuri dari pabrik perakitan iPhone di China.New York, AS – Seorang pria di New York, Amerika Serikat (AS) ditangkap karena menjual iPhone palsu. Dari sini, tim kepolisian lantas menemukan ada banyak iPhone palsu buatan China membanjiri AS.

Di jalanan Ninth Avenue, Manhattan, New York, Iaron Baskerville, pria yang ditangkap tersebut, menggelar dagangan yang mengundang kecurigaan. Yakni unit iPhone yang tampak baru dan masih dibungkus rapi dalam kotak seharga USD 150 atau sekitar Rp 1,3 jutaan.

“iPhone ini palsu,” tutur Baskerville kepada polisi. Tentu saja, tidak ada lisensi resmi dari Apple pada produknya. Saat dibuka, tim kepolisian menemukan produk yang tampak sangat mirip denan iPhone sungguhan.

Namun jika dicermati, kualitas iPhone ini tentu saja jauh dari produk aslinya. Misalnya saja, layarnya terlihat lebih kecil, tombol di depannya tidak mantap berada di tempatnya dan terlihat tidak kokoh.

Laporan yang dilansir The Economic Times, Senin (27/2/2012) itu menyebutkan, tim kepolisian lantas mengeceknya ke Apple Store terdekat dan ya, Manager Apple Store mengonfirmasi iPhone tersebut palsu.

Polisi pun bergegas menggeledah toko Apple gadungan yang berdasarkan keterangan Baskerville merupakan gudang produk Apple palsu yang dijualnya. Mengejutkan, polisi menemukan 436 unit iPhone, 21 iPad yang semuanya palsu. Disebutkan tim kepolisian, ini adalah temuan stok produk Apple palsu terbesar yang pernah ditemukan di East Coast.

Selain menemukan produk Apple palsu, polisi juga menemukan uang tunai senilai USD 2.400, puluhan kamera keamanan dan dua pekerja bernama Cindy Liu dan Mo Ling yang kini ditahan.

Peredaran iPhone palsu rupanya marak juga terjadi di negeri asalnya, AS. Sepanjang 2010 dan 2011, ditemukan ribuan iPhone palsu di California. iPhone palsu ini diduga kuat berasal dari China. Beberapa bagian dibuat dari komponen produk Apple asli yang dicuri dari pabrik perakitan iPhone di China.

Sumber: detikINET

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: