Symantec Indonesia: UKM Mulai Diincar Hacker!

Jakarta – Pelaku kejahatan cyber tak memandang bulu dalam melakukan aksinya. Segmen usaha kecil dan menengah (UKM) misalnya, kian diincar untuk menjadi korban serangan dunia maya.

Memang, selama ini aksi kejahatan cyber lebih menyasar ke perusahaan dengan skala lebih besar. Namun tren tersebut lama-lama bergeser ke segmen yang lebih kecil.

Dalam laporan Symantec Internet Security Threat 2013, UKM mendapat presentase 31% untuk urusan serangan oleh dedemit maya. Meski masih menduduki posisi kedua, namun angkanya sudah jauh lebih tinggi dibandingkan presentase tahun sebelumnya yang cuma sekitar 18%.

Sementara segmen korporasi masih menjadi sasaran utama penjahat cyber lantaran berada dalam posisi teratas dengan presentase serangan 50%.

Laporan Symantec mensinyalir, makin derasnya serangan terhadap kalangan UKM ini lantaran dijadikan batu loncatan untuk menyerang mangsa yang lebih besar. Dalam hal ini adalah korporat besar yang memiliki hubungan kerjasama dengan UKM tersebut.

“Peningkatan kerentanan ancaman cyber terhadap UKM meningkat karena tujuan sebenarnya ada di balik ancaman tersebut, dimana korporasi besar yang memiliki hubungan kerjasama dengan perusahaan UKM adalah yang sebenarnya diincar,” jelas Raymond Goh, Senior Director Systems Engineering & Alliances, ASR Symantec di Grand Hyatt, Jakarta, Kamis (18/4/2013).

Bila ditelaah lebih jauh, hal tersebut sangat mungkin terjadi mengingat tingkat keamanan sistem komputer UKM tentunya tidak sebaik korporasi besar. Sehingga wajar saja bila pelaku kejahatan cyber lebih memilih menyusup lewat UKM yang tingkat keamanannya lebih rentan.

sumber: detikINET

Wagiman Wiryosukiro

Petani Sistem Informasi, tukang las plugin & themes Wordpress. Co-Founder SistemInformasi.biz. Saat ini aktif sebagai Developer & kontributor di OpenMandriva Linux.

You may also like...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: