Aplikasi Messaging di Smartphone Terus Gerus Keuntungan Operator

Singapura – Aplikasi instant messaging, seperti Whatsapp, BBM, iMessage, ChatOn, Skype, YM, Line Messenger dan sebagainya, ternyata membuat operator telekomunikasi global mengalami kerugian yang sangat besar. Mengapa?

Operator telekomunikasi banyak mengalami kerugian akibat hadirnya aplikasi instant messaging yang menggerus pendapatan mereka dari SMS. Bahkan, akumulasi total kerugian yang dialami oleh operator telekomunikasi seluruh dunia diperkirakan akan mencapai angka US$23 miliar atau sekitar Rp220 triliun pada akhir 2012.

Perusahaan riset teknologi, Ovum, memperkirakan kerugian kumulatif akan mencapai US$54 miliar atau sekitar Rp517 triliun hingga akhir 2016 saat Short Messaging Service (SMS) memberikan jalan untuk platform berbasis Internet seperti WhatsApp dan layanan pesan instan sejenisnya.

“Pesan sosial menjadi lebih luas dan para operator berada di bawah tekanan untuk mendorong pendapatan komponen pesan dari bisnis komunikasi mereka,” ujar Neha Dharia, analis konsumen telekomunikasi di Ovum, seperti dikutip AFP.

Menurut Dharia, para operator perlu memahami dampak aplikasi pesan sosial terhadap perilaku konsumen, dalam hal perubahan pola-pola komunikasi dan dampak pendapatan SMS, serta menawarkan layanan yang sesuai.

“Ovum meyakini bahwa level pertumbuhan ini akan terus berlanjut saat smartphone dan penetrasi mobile broadband meningkat, serta mengharapkan pemain yang lebih kecil seperti textPlus, Pinterest dan fring untuk menyebabkan kekacauan dalam kotak pesan,” lanjutnya lagi.

Ovum menyarankan kepada para operator telekomunikasi untuk melakukan inovasi. Ovum pun mengatakan peningkatan dalam jumlah pemain yang menawarkan layanan pesan sosial bukanlah trend jangka pendek namun sebuah tanda ‘perubahan pola-pola komunikasi’.

Di era smartphone seperti sekarang, beragam aplikasi instant messaging memang menjadi primadona dan sudah menjadi aplikasi wajib. Dengan menggunakan aplikasi semacam ini, para pengguna smartphone lebih mendapatkan kemudahan dan biaya yang murah menggantikan biaya SMS atau MMS yang lebih mahal. Sumber: Inilah.com

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: