Gmail Siapkan Penangkal E-mail Jebakan

                            JAKARTA,  Google mengubah fitur keamanan di dalam layanan Gmail miliknya. Dalam beberapa bulan ke depan, pengguna akan menemukan ada tanda khusus jika menerima e-mail palsu atau berbahaya.Salah satu cara peretas masuk dan mencuri informasi dari komputer adalah dengan memakai e-mail jebakan (phising). Misalnya, bisa saja peretas berpura-pura sebagai institusi perbankan yang mengirimkan e-mail tertentu dan meminta pengguna membalas atau mengklik link di dalamnya.

Namun dalam beberapa bulan ke depan, e-mail palsu seperti itu tidak akan mempan terhadap Gmail. Tentu saja, hal tersebut mesti turut didukung dengan kesadaran penggunanya.

Dalam keterangan resminya kepada KompasTekno, Rabu (10/2/2016), Google menerangkan ada dua perubahan yang akan diterapkan untuk memperkuat keamanan berkirim e-mail.

  1. Notifikasi Keamanan

Ketika akan mengirim pesan, akun Gmail akan menunjukkan alamat yang memiliki enkripsi dan tidak memilikinya.

Enkripsi yang dimaksud adalah transport layer security (TLS) yang berfungsi mengamankan komunikasi antara pengirim dan penerima dan mencegah komunikasi tersebut disadap.

Google Gembok merah di sudut kana alamat tujuan mengindikasikan keberadaan atau absennya enkripsi TLS

Petunjuk mengenai keamanan tersebut berbentuk gembok kecil berwarna merah. Bila alamat yang dituju memiliki enkripsi maka gembok tersebut tampil dalam keadaan terkunci.

Sebaliknya, jika alamat tujuan tidak memiliki enkripsi maka gembok tampil dalam keadaan terbuka.

  1. Ikon Pengirim

Jika pengguna menerima e-mail dari pengirim yang mencurigakan, maka wadah foto profil akan menunjukkan ikon tanda tanya.

Memang tidak semua e-mail yang mendapat tanda seperti ini berbahaya. Namun, setidaknya merupakan salah satu petunjuk agar pengguna berhati-hati dalam membalas atau mengklik link yang ada di dalamnya.

Google Ikon tanda tanya menunjukkan bahwa email tersebut patut diwaspadai

Google juga sedang memberikan kapasitas tambahan 2 GB untuk penyimpanan Drive. Pengguna Gmail bisa memilikinya dengan cara melakukan pemeriksaan keamanan terhadap akun milik sendiri.

Caranya cukup dengan klik link ini dan ikuti prosedur yang disebutkan di sana.

Sumber: KOMPAS Tekno

Wagiman Wiryosukiro

Petani Sistem Informasi, tukang las plugin & themes Wordpress. Co-Founder SistemInformasi.biz. Saat ini aktif sebagai Developer & kontributor di OpenMandriva Linux.

You may also like...

%d bloggers like this: