Segera di Indonesia, Ponsel Samsung Bisa Gantikan Dompet

                            JAKARTA,  Samsung Pay bakal segera hadir di Indonesia. Informasi tersebut diperoleh KompasTekno saat menghadiri acara peluncuran trio ponsel Galaxy A di restoran Bluegrass, Jakarta, Kamis (28/1/2016).

Kendati demikian, pihak Samsung masih enggan mengumbar waktu pasti peluncuran layanan pembayaran mobile tersebut.

“Kami berusaha meluncurkan ke sebanyak-banyaknya negara. Untuk Indonesia, kami berusaha sesegera mungkin,” kata IT & Mobile Marketing Director Samsung Electronics Indonesia, Vebbyna Kaunang, saat ditemui usai acara.

Vebbyna mengatakan, pihaknya masih terus melakukan negosiasi kerja sama, antara lain ke institusi keuangan seperti bank dan credit issuer, serta para merchant di tanah air.

Kesiapan dari internal Samsung sendiri diklaim sudah matang.  “Perangkat kami siap, aplikasi kami siap, tinggal kesiapan negara,” kata dia.

Diketahui, Samsung Pay pertama kali diperkenalkan pada awal 2015. Layanan mobile payment tersebut diharapkan memberikan pengalaman transaksi mobile yang lancar dan aman lewat jaringan contactless maupun terminal penjualan konvensional.

Dengan Samsung Pay, pengguna smartphone Samsung tipe tertentu bisa menggunakan ponselnya untuk membayar belanjaan. Cukup dengan menyentuhkan perangkat di terminal kasir yang mendukung fitur pembayaran mobile dari Samsung itu.

Layanan mobile payment memang mengubah ponsel menjadi alat pembayaran sehingga bisa menggantikan dompet berisi uang dan kartu-kartu magnetik.

Dalam melakukan transaksi, Samsung Pay menggunakan teknologi NFC (Near-Field Communication) dan MST (Magnetic Secure Transmission). Teknologi NFC digunakan sebagai perantara utama untuk pembayaran di terminal POS (Point-of-Sales) kasir.

Sementara itu, dengan teknologi MST, toko-toko yang belum mendukung NFC bisa tetap melayani transaksi pembayaran pelanggan via Samsung Pay layaknya memakai kartu debit atau kartu kredit biasa. Sesuai namanya, MST dapar menyimulasikan “gesekan” pita magnetik di kedua jenis kartu pembayaran konvensional tersebut.

Untuk keamanan, pengguna harus melakukan verifikasi melalui pemindai sidik jari yang terdapat di muka perangkat Samsung yang mendukung layanan mobile payment ini.

Samsung Pay juga diklaim aman karena setiap transaksinya dienkripsi dengan sistem keamanan Samsung “KNOX”. Selain itu, baik perangkat Samsung maupun terminal pembayaran milik merchant tidak menyimpan informasi kartu kredit penggunanya.

Saat ini, Samsung Pay baru tersedia di beberapa negara. Antara lain Amerika Serikat dan Korea Selatan.

Sumber: KOMPAS Tekno

Wagiman Wiryosukiro

Petani Sistem Informasi, tukang las plugin & themes Wordpress. Co-Founder SistemInformasi.biz. Saat ini aktif sebagai Developer & kontributor di OpenMandriva Linux.

You may also like...

%d bloggers like this: