{"id":180,"date":"2024-01-09T00:43:00","date_gmt":"2024-01-09T00:43:00","guid":{"rendered":"https:\/\/emka.web.id\/tutorial\/2024\/01\/09\/10-hal-yang-harus-kamu-lakukan-setelah-beli-macbook\/"},"modified":"2024-01-09T00:43:00","modified_gmt":"2024-01-09T00:43:00","slug":"10-hal-yang-harus-kamu-lakukan-setelah-beli-macbook","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/emka.web.id\/en\/2024\/01\/10-hal-yang-harus-kamu-lakukan-setelah-beli-macbook.html","title":{"rendered":"10 Hal yang Harus Kamu Lakukan Setelah Beli Macbook"},"content":{"rendered":"<div style=\"clear: both;text-align: center\"><a href=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEiy9Jprf0bU_5Hf_ktbuFbnqZMjy_LpGmpSaqP26wXmD-1gB2rwCG-_WY4NeM4nXqpt5ixcf7-Oz1X7nE44f_gLjDrjavaUaw47YEsPRhYVIAED_zZcC6fRkBnTPGXMAXh0T8oWu9c8MufCYu1QdFogH0WOLIu-cg5DB0cJmDXwKhmueXR-LvVLcnD0YPE\/s1080\/ALL%20IN.jpg\" style=\"margin-left: 1em;margin-right: 1em\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" border=\"0\" data-original-height=\"1080\" data-original-width=\"1080\" height=\"400\" src=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEiy9Jprf0bU_5Hf_ktbuFbnqZMjy_LpGmpSaqP26wXmD-1gB2rwCG-_WY4NeM4nXqpt5ixcf7-Oz1X7nE44f_gLjDrjavaUaw47YEsPRhYVIAED_zZcC6fRkBnTPGXMAXh0T8oWu9c8MufCYu1QdFogH0WOLIu-cg5DB0cJmDXwKhmueXR-LvVLcnD0YPE\/w400-h400\/ALL%20IN.jpg\" width=\"400\" \/><\/a><\/div>\n<p>Entah kamu udah jadi pengguna Windows atau Chromebook dan akhirnya beralih ke Mac, atau malah beli Mac sebagai komputer pertama, tips-tips ini bakal bantu kamu maksimalkan pengalaman menggunakan mesin baru kamu. Ekosistem Apple dan Windows memang beda banget, jadi kalian wajib tahu <a href=\"https:\/\/tutorial.emka.web.id\/2024\/01\/10-hal-yang-harus-kamu-lakukan-setelah.html\">10 Hal yang Harus Kamu Lakukan Setelah Beli Macbook<\/a> berikut.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left\">1. Buat Apple IDmu<\/h3>\n<p>Kalau ini kali pertama kamu pake perangkat Apple, kamu perlu bikin Apple ID. Ini kayak kunci buat masuk ke ekosistem Apple\u2014bisa buat masuk iCloud, beli di App Store, dan sebagainya. Buat Apple ID, buka Apple menu &gt; System Settings &gt; Sign In.<span><\/span><\/p>\n<p><a name=\"more\"><\/a><\/p>\n<h3 style=\"text-align: left\">2. Kenalan sama Menu Apple<\/h3>\n<p>Menu Apple di Mac ada logo apel dan ada di pojok kiri atas layar rumahmu. Klik ikon menu Apple buat akses Mac App Store, dokumen, dan aplikasi yang baru kamu buka. Di sini juga bisa restart, matiin Mac, atau masukin ke mode tidur.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left\">3. Cek Update Sistem Operasi<\/h3>\n<p>Kalau baru setup komputer, mungkin macOS kamu belum update. Kadang-kadang, Apple rilis pembaruan, termasuk pembaruan aplikasi dan patch keamanan. Cek pembaruan lewat Apple menu &gt; System Settings &gt; General &gt; Software Update.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left\">4. Coba Aplikasi Bawaan<\/h3>\n<p>Meski nggak wajib install aplikasi baru di hari pertama, coba kenalan sama aplikasi bawaan. Ada dari alat produktivitas sampe hiburan, dirancang buat bantu kamu maksimalkan pengalaman Mac.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left\">5. Download Aplikasi dari Mac App Store<\/h3>\n<p>Setelah eksplorasi aplikasi bawaan, mungkin kamu perlu aplikasi tambahan. Mac App Store tempatnya. Di sini kamu bisa cari aplikasi, gratis atau berbayar.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left\">6. Hubungkan Printer<\/h3>\n<p>Hubungin printer ke komputer gampang banget. Kalau punya printer di rumah, tinggal sambungin ke Mac pakai port USB-C. Kalau printer nirkabel, pastiin konek ke Wi-Fi yang sama dengan Macmu. Terus, buka Apple menu &gt; System Settings &gt; Printers &amp; Scanners buat nambahin printer.<\/p>\n<p>Beda dengan platform Windows, hampir sebagian besar printer dan scanner itu sudah ada drivernya di Macbook. Kamu tinggal colokin dan Add.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left\">7. Kustom Desktopmu<\/h3>\n<p>Kalau nggak mau Macmu keliatan sama kayak yang lain, kustomisasi aja. Banyak banget yang bisa kamu ubah, mulai dari wallpaper, tema, sampe dock. Buka Apple menu &gt; System settings buat mulai kustomisasi.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left\">8. Beli Pelindung\/Casing<\/h3>\n<p>MacBooks kuat sih, tapi kalau jatoh atau kena benturan, bisa rusak juga. Biar aman, beli pelindung deh. Ada case keras atau sleeve buat hindarin goresan dan benturan. Pilih yang sesuai sama selera dan gayamu.<\/p>\n<p>Biaya buat ganti layar Macbook yang peyok atau pecah itu mahal banget. Maka lebih baik kita jaga-jaga dengan membeli casing yang bagus.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left\">9. Bikin Backup Sistem<\/h3>\n<p>Backup sistem itu penting, bisa bantu pulihin data kalau Macmu tiba-tiba bermasalah. Pake Time Machine dengan koneksi external storage. Buka Apple menu &gt; System Settings &gt; General &gt; Time Machine, terus tambahin backup disk sesuai storage device yang terhubung.<\/p>\n<p>Time machine ini ibarat harddisk 1 banding 1 dari apa yang kita punya. Kalau mau pindah ke macbook baru atau Mac Pro, tinggal colokin harddisk time machine, dan OS yang ada disana akan persis dengan yang kita miliki terakhir.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: left\">10. Kenalan sama Shortcuts Keyboard<\/h3>\n<p>Buat hemat waktu, kenalan sama shortcut keyboard di Mac. Tiap aplikasi punya shortcut masing-masing. Buka Apple menu &gt; System Settings &gt; Keyboard &gt; Keyboard Shortcuts buat liat daftarnya.<\/p>\n<p>Dengan ini, kamu udah siap buat mulai pakai Mac baru kamu. Seiring waktu, kamu bakal nemuin lebih banyak kemampuan dan alat yang bisa sesuaiin Macmu sama kebutuhan kamu.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Entah kamu udah jadi pengguna Windows atau Chromebook dan akhirnya beralih ke Mac, atau malah beli Mac sebagai komputer pertama, tips-tips ini bakal bantu&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":27,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-180","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/emka.web.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/180","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/emka.web.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/emka.web.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/emka.web.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/27"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/emka.web.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=180"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/emka.web.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/180\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/emka.web.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=180"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/emka.web.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=180"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/emka.web.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=180"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}