Gelar Pengkaderan, Ansor Tumbuhkan Jiwa Wirausaha

Jombang, NU Online
Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Jombang menggelar Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD). Pengkaderan yang digelar di sembilan zona dalam rangka menanamkan ideologi Islam Ahlussunnah wal Jamaah serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan generasi muda NU.

Ketua Umum PP GP Ansor H Nusron Wahid meminta kader-kader Ansor menjadi contoh di masyarakat dalam berperilaku Islam rahmatal lil alamain.” Pemuda Ansor harus menjadi pelopor dimasyarakat, memberikan contoh prilaku pemuda yang baik,” ujarnya saat memberikan materi Islam Wawasan Kebangsaan, kemarin.
Anggota DPR RI asal Golkar ini, menambahkan, pengkaderan seperti PKD harus terus dilakukan untuk mencetak generasi penerus NU kedepan. Karena pengurus dan kader Ansor akan menggantikan pengurus NU masa mendatang.

”Karenannya kader Ansor harus paham islam wawasan kebangsaan sebagaimana yang dilakukan NU. Baiknya Ansor sekarang akan menjadikan baiknya NU ke depan,” tandasnya memberikan semangat 100 peserta PKD dari 5 PAC yakni Jombang Kota, Peterongan, Megaluh Tembelang dan Kesamben di Aula Stikes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang.

Semnetara itu ketua PC Ansor Jombang, H Sholahul Am Notobuwono mengatakan PKD akan digelar di 9 lokasi. Dalam waktu yang bersamaan menggelar PKD di dua zona, yakni Jombang-Peterongan dan Megaluh, Tembelang dan Kesamben. peserta merupakan kader pilihan dari perwakilan ranting.

“Setiap ranting kita minta mengirimkan dua peserta,” ujar Sholahul Am Notobuwono ketua PC GP Ansor Jombang.

Dari peserta ini, lanjut salah satu Pengasuh PP Bahrul Ulum Tambakberas ini diharapkan bisa menggerakkan kembali roda organisasi disetiap ranting. “PKD ini PR besar Ansor. karenanya kita akan melakukan pengkaderan model ini di 9 titik. dan masing-masing titik bisa melakukan 2 kali kegiatan,” tandas Gus Aam biasa dipanggil.

Sedangkan untuk peserta Gus Aam mengatakan dipilih bagi mereka yang masih berusia antara 20-30 tahun dan diutamakan adalah remaja masjid dan mushollah.”Ini untuk membentengi gerakan-gerakan yang mulai masuk melalui masjid-masjid, dan menggerogoti NU,” imbuhnya.

Gandeng Kadin, Tumbuhkan Wirausaha

Disamping mendapatkan materi idielogi Aswaja ke-NU-an, Khittah Perjuangan Gerakan Pemuda Ansor,  para peserta dalam Pelatihan Kader juga diberikan materi kewirausahaan. ”Kader Ansor juga kita bekali wirausaha, karena usia mereka memang yang dibutuhkan saat ini adalah peluang usaha,” tandas Gus Aam.

Adapun materi kewirausahaan yang diberikan salah satunya adalah pelatihan membuat tahu yang alami dengan Nigarin.”Pembuatan tahu ini bisa bonus sari kedelai,” ujar Khafid dari Kadin Jombang saat menyampaikan pelatihan.

Usaha tahu nigarin, dikatakan sangat sederhana, dan memiliki peluang yang sangat besar, karena hampir setiap hari tahu dikonsumsi masyarakat. Dengan modal 4 hingga 5 juta setiap pengusaha tahu nigarin ini bisa melakukan usahanya tanpa harus membuka pabrik. ”Karena bisa dikerjakan di rumahan. Dan satu jam, alat ini bisa memproduksi kedelai sampai 20 kg kedelai untuk tahu,” ungkapnya.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: