Wapres Akan Buka Konferensi Media Islam Internasional ke-2

Jakarta – Wakil Presiden Boediono direncanakan membuka Konferensi Media Islam Internasional (KMII) ke-2 yang akan digelar pada tanggal 12-16 Desember 2011, di Jakarta.
Konferensi ini diharapkan sebagai wadah untuk menunjukkan kepada dunia internasional bahwa Indonesia sebagai Islam yang moderat. Karena Indonesia memiliki karakter yang berbeda dengan Islam di tempat lain.

“Jadi KMII merupakan kesempatan bagi kita untuk menjelaskan Islam Indonesia karena mereka yang menjadi pembicara dalam KMII ini selain dihadiri akademi juga para tokoh Islam Indonesia,” kata Kepala Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat Kementerian Agama Zubaidi kepada pers di Jakarta, Kamis (8/12).
Didampingi Kepala Bagian Kerjasama dan Hubungan Luar Negeri Kementerian Agama Hasbu Marzuki dan Pgs. Kepala Bidang Humas Syihabuddin Latief, Zubaidi mengatakan bahwa Islam Indonesia adalah Islam yang damai.

Karena itu dalam konferensi yang melibatkan media, tidak hanya di Indonesia juga dari negara-negara Rabithah Alam al Islami diharapkan media bisa memupuk dan melakukan disemenasi (penyebaran) ajaran Islam yang damai dan moderat.

Rencananya, KMII ini akan dibuka Wakil Presiden Boediono dan dihadiri Sekretaris Jenderal Syekh Dr. Abdullah bin Abdul Mukhsin Al Turki yang juga mantan Menteri Urusan Agama Kerajaan Arab Saudi. Selain itu, akan dihadiri Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring yang akan menjadi pembicara kunci, termasuk para menteri komunikasi dan informasi dari negara-negara Islam.

Hasbu Marzuki mengatakan, perkembangan media sekarang ini cukup besar khususnya internet di seluruh dunia, termasuk Indonesia sehingga dalam waktu cepat segala informasi dapat sampai ke masyarakat.

“Sebab itu melalui KMII ini kita akan membicarakan pengaruh media terhadap dunia Islam,” kata Hasbu.

Ia berharap pelaksanaan KMII bisa dilangsungkan secara berkala, misalnya setiap dua atau tiga tahun sekali. Pasalnya rentang waktu antara KMII pertama dengan kedua cukup panjang. KMII pertama diselenggarakan tahun 1980 di Jakarta.

Sumber: NU Online

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: