Ulama Banjar (197): Prof. Dr. H. Mahyuddin Barni, M.Ag

Kliping Pemikiran Islam, Ditulis oleh Redaksi

Anak dari pasangan H. Barni dan Hj. Jariah ini lahir di Ampukung tanggal 12 Nopember 1962. Gelar Profesor yang diperoleh Mahyuddin tentu saja melalui perjuangan panjang, ketekunan belajar serta giat menuntut ilmu. Setidaknya ada enam lembaga pendidikan formal yang ditempuhnya, yaitu MIS Ampukung Kelua, lulus tahun 1975, MTsN Ampukung Kelua, tahun 1978/89, MAN Normal Islam Rakha Amuntai, tahuun 1982, S1 Fakultas Tarbiyah IAIN Antasari Banjarmasin Jurusan Bahasa Arab, S2 IAIN Alauddin Makassar jurusan Tafsir, dan S3 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Setelah menyandang gelar doktor, Mahyuddin dipercaya sebagai Pembantu Dekan III pada Fakultas Tarbiyah yang merupakan almamaternya sendiri. Kemudian ketika memiliki predikat Profesor atau Guru Besar, diapun kembali dipercayai menjabat Pembantu Rektor III IAIN Antasari Banjarmasin dan Direktur Pascasarjana UIN Antasari.

Banyak penelitian yang telah diselesaikannya, di antaranya tesis S2 yang berjudul Pembalasan di Akhirat (Kajian Tafsir Tematik). Kemudian Persepsi Tuan guru, Guru dan Santri terhadap Jihad: Studi di Tiga Ponpes Tertua di Kalimantan Selatan. Setelah itu disertasi doktornya yang bertajuk Sumber sifat Buruk dan Pengendaliannya (Kajian Tematik Ayat-ayat al-Qur’an). Selain melakukan penelitian Mahyuddin juga aktif menulis karya ilmiah di beberapa jurnal yang ada di IAIN Antasari. Bahkan ada pula buah penanya yang diterbitkan dalam bentuk buku yaitu Kehidupan Akhirat dalam Perspektif al-Qur’an, serta Sumber Sifat Buruk dan Pengendaliannya.
Baca juga:  Esais Muda Pesantren (2): Syekh Muhammad Nafis Al-Banjary, Cahaya Benderang di Pedalaman Kalimantan
Semasa menjadi mahasiswa hingga sekarang Mahyuddin Barni tercatat sebagai seorang yang aktif berorganisasi karenanya tidak sedikit jabatan strategis dipercayakan kepadanya. Di antaranya Ketua Majelis Tabligh dan Dakwah Khusus Cabang Muhammadiyah XI Kertak Hanyar Banjarmasin. Pengurus Majelis Ulama kota Banjarmasin. Kemudian sebagai Wakil Sekretaris PW Al-Washliyah Al-Jami’ah Provinsi Kalimantan Selatan.

Suami dari Hj. Fatimah dan ayah dari Fajrul Ilmi, Miftahurrusydi dan Luthfia Fauzani, meniti karirnya di Fakultas Tarbiyah Banjarmasin. Selain sebagai dosen tetap juga pernah menjabat Sekretaris Jurusan PAI Fakultas Tarbiyah IAIN Antasari Palangkaraya tahun 1990-1991. Kepala Sub Bagian Bahasa Arab Uni Pelayanan Bahasa (UPB) IAIN Antasari Banjarmasin tahun 1995-1997, 2000-2001. Sekretaris Jurusan PBA Fakultas Tarbiyah IAIN Antasari Banjarmasin tahun 2001-2004. Pembantu Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Antasari Banjarmasin, tahun 2004-2008, Pembantu Rektor III IAIN Antasari, dan Direktur Pascasarjana UIN Antasari.

Artikel ini di kliping dari Alif.id sebagai kliping/arsip saja. Segala perubahan informasi, penyuntingan terbaru dan keterkaitan lain bisa dilihat di sumber.