DPC PKB Se-jateng Diminta Sepakati Hasil Muswilub

Sekretaris Panitia (Organizing Comitte) Muswilub DPW PKB Jateng Bambang Susanto menyatakan, keputusan dalam pertemuan itu merupakan hasil musyawarah bersama.

“Penentuan ketua Dewan Tanfidziyah dan Dewan Syuro ini dicapai melalui musyawarah mufakat. Semua DPC harus menyepakati hasil keputusan muswilub ini,” kata Bambang yang juga Wakil Bendahara Umum DPP PKB tersebut.

Delapan hari sebelum pelaksanaan muswilub, panitia telah membagikan undangan ke peserta. Karena itu, pihaknya membantah muswilub yang digelar di Karanganyar dilakukan secara diam-diam. Adapun, pemilihan lokasi di Karanganyar karena panitia memang menginginkan suasana yang lain.
Menurut dia, ketua baru memang harus segera dipilih mengingat Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng maupun pemilu akan segera berlangsung. Terlebih lagi, surat keputusan kepengurusan Karding sudah beberapa kali diperpanjang.

Pengamat politik asal Undip Semarang, M Yuliyanto menilai, hasil konsensus DPW PKB Jateng merupakan jalan tengah atau kompromi terbaik untuk menyatukan kembali kader yang terlibat konflik antara PKB versi KH Abdurahman Wahid (Gus Dur) dan Muhaimin Iskandar (kini Ketua Umum DPP PKB).
Dia menjelaskan, terpilihnya Gus Yusuf ini juga menguntungkan secara politik karena mengembalikan kepercayaan Muhaimin yang dulu sempat berseberangan dengan Gus Dur.

Di bawah kepemimpinan Gus Yusuf, konsolidasi internal partai yang semula terpecah belah akan mudah dibangun. “Gus Yusuf menjadi figur paling tepat untuk menjadi mediator struktural elit, termasuk massa PKB Jateng yang semula condong ke Gus Dur,” tandasnya.