Belajar Menggunakan Git

Git, adalah salah satu versioning tool yang populer bagi programmer. Git sendiri merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh om Linus Torvalds (pengembang kernel Linux) untuk mewadahi kebutuhan versioning kernel yang saat itu sedang bermasalah dengan penyedia awal.

Instalasi Git

Untuk instalasi Git sendiri anda bisa merujuk pada platform anda masing-masing. Karena saya menggunakan Mandriva Linux, cukup menuliskan perintah:

sudo urpmi git

perintah install di Linux lain silakan disesuaikan.

Untuk versi Windows, anda bisa dapatkan msysgit:
http://code.google.com/p/msysgit

Untuk versi Mac, anda bisa dapatkan di:
http://code.google.com/p/git-osx-installer

Konfigurasi Dasar Git

Konfigurasi dasar bisa anda buat atau dibuatkan oleh Git sendiri dengan perintah git config. Setidaknya ada 2 hal yang harus anda tambahkan pada konfigurasi git, yaitu username dan email anda. Lakukan hal itu dengan perintah:

git config --global user.name "emka"
git config --global user.email "luthfi@emka.web.id"

konfigurasi dalam perintah diatas adalah konfigurasi global (di /etc/gitconfig) sehingga berlaku global (untuk semua repo git yang anda miliki).

Inisialisasi dan Commit Awal Proyek

Untuk membuat repo git dari source code anda, silakan gunakan perintah git init. Terlebih dulu pastikan anda masuk ke direktori project anda. Sehingga memudahkan proses init Git nanti.

contoh:

cd /home/emka/project/bidikmisi
git init

perintah diatas akan membuat repo git pada direktori /home/emka/project/bidikmisi.

Nah setelah pada tahap ini, anda harus menambahkan semua file yang sudah anda bikin sebagai sebuah proyek ke repo git anda (dalam bahasa sederhana, anda harus mendatabasekan semua file project anda).

lakukan dengan perintah:

git add .

perintah diatas akan menambahkan file apapun pada direktori yang sudah anda tentukan ke dalam repo git. nah, jika anda hanya ingin menambahkan file dengan ekstensi tertentu, silakan gunakan perintah:

git add *.php

perintah diatas hanya akan menambahkan file PHP ke dalam repo git.

Setelah anda tambahkan (git add), anda harus melakukan commit (penggabungan ke repo). Jika add itu hanya menambahkan file-file ke dalam memori, maka perintah commit itu adalah menambahkan file ke dalam repo git sesungguhnya (proses memindah file beneran).

nah, pada proses commit inilah anda bisa memasukkan pesan tertentu. misal, pesan inisialisasi awal proyek.

git commit -m 'inisialisasi awal proyek'

Pada tahap ini, proyek anda sudah resmi memakai fitur versioning dengan Git.

Latihan Mengubah dan Commit File

Konsep versioning adalah menambahkan semua file ke repo, mengedit dan menambahkan pesan ke repo git. Jadi semua perubahan source code bisa terlacak baik di file mana, oleh siapa dan apa saja yang dibagikan.

Contoh nih, saya ubah file /include/view/mentoring/index.php. Saya ganti deskripsi judul modulnya. Saya add dan commit ke repo dengan pesan “ubah message saat tidak ada data bimbingan”.

diff --git a/include/view/mentoring/index.php b/include/view/mentoring/index.php
index c08c8b8..cb14b25 100644
--- a/include/view/mentoring/index.php
+++ b/include/view/mentoring/index.php
@@ -1,7 +1,7 @@
 <!--?php <br ?--> wpscreen_begin();
 wpscreen_title( 'Daftar Peserta Mentoring', 'rekap' );
-wpscreen_desc('Berikut adalah daftar peserta nama peserta mentoring yang anda ampu.');
+wpscreen_desc('Berikut adalah daftar peserta nama peserta mentoring. Peserta mentoring adalah mahasiswa bidikmisi yang meraih IPK kurang dari standard yang diatur oleh Bidikmisi Unnes (< 3.0).');  ?></pre>
@@ -15,7 +15,7 @@ wpscreen_desc('Berikut adalah daftar peserta nama peserta mentoring yang anda am if(empty($mentees)) {- echo '';+ echo ''; }else{ $no = 1; foreach($mentees as $m)

Tidak ada data peserta mentor yang anda ampu. Tidak ada data peserta mentoring untuk semester ini.

tanda – (minus) pada sebuah baris menunjukkan versi code A (sebelum diubah) dan tanda + (plus) adalah code versi B (setelah diubah).

Berikut tampilan repo git saya (dengan menggunakan ViewGit):

dan ini salah satu commit diff yang saya lakukan:

Note. Menggunakan Git atau versioning tool berarti mengubah budaya anda menjadi lebih disiplin mendokumentasikan source code anda.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: