Planet Mars Mungkin Pernah Punya Tsunami Raksasa

Washington – Peneliti mengatakan Mars kuno kemungkinan memiliki gelombang laut raksasa yang bergerak lamban. Gelombang besar itu kemungkinan telah mengukir garis pantai di Mars sebelumnya.

Jika demikian, mempelajari garis pantai ini bisa menjelaskan iklim Mars kuno, dan menjawab pertanyaan apakah Mars memiliki laut cukup lama sehingga kehidupan berpotensi berkembang di Planet Merah itu, kata para ilmuwan.

Meskipun Mars sekarang terlalu dingin dan kering bagi zat cair untuk bertahan di permukaannya dalam waktu yang lama, gambar orbital dari misi Mariner 9 NASA pada awal tahun 1970 dan banyak temuan lain sejak itu menunjukkan bahwa banyak bagian dari Planet Merah pernah ditutupi sungai dan laut. Keberadaan lautan Mars kuno akan menjelaskan mengapa dataran rendah utara Mars menyerupai dataran abyssal lantai samudera bumi.

Namun para peneliti masih memperdebatkan keberadaan dan tingkat laut purba di Planet Merah itu. Hal ini terkait fakta bahwa banyak hal yang masih belum jelas terkait lingkungan Mars kuno. Karena ketidakpastian itu, banyak pertanyaan tersisa tentang apakah iklim Planet Merah itu mampu mempertahankan zat cair di permukaannya untuk jangka waktu yang lama.

Satu pertanyaan yang belum terjawab adalah apakah ombak di lautan Mars bisa memotong garis pantai di Planet Merah. Jika bisa, mengungkap tanda-tanda garis pantai masa lalu ini bisa memperkuat kasus untuk laut purba di Mars dan menjelaskan seperti apa lingkungan Mars kuno.

“Jika Anda dapat mengidentifikasi garis pantai terpotong gelombang di Mars, maka kami bisa memberitahu Anda kekuatan angin minimum yang terjadi ketika laut terbuka ada di Mars,” kata penulis utama studi Don Banfield, seorang ilmuwan planet di Cornell University di Ithaca.

Selain itu, karena ada hubungan antara kekuatan angin dan tekanan atmosfer, “kami mungkin dapat menggunakan garis pantai yang terpotong gelombang untuk membatasi tekanan atmosfer pada awal Mars,” kata Banfield kepada Space.com, Rabu, 1 April 2015.

Kekuatan gelombang sangat tergantung pada kekuatan angin yang bertiup di atas air, yang pada gilirannya sebagian tergantung pada ketebalan atmosfer. Atmosfer Mars saat ini sangat tipis. Sementara tekanan atmosfer Bumi sedikit di atas 1.000 milibar di permukaan laut. Tekanan atmosfer Mars saat ini kurang dari 0,5 persen dari itu, pada 6 milibar.

Namun, masih belum jelas seberapa tebal atmosfer Mars di masa lalu. “Perkiraan antara 6 milibar hingga 2.000 milibar,” kata Banfield.

Sumber: Tempo

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: