Indonesia Siapkan Roadmap Kebijakan Green ICT

JAKARTA – Ajang Indocomtech 2011 terasa lebih kuat mensosialisasikan ICT yang ramah lingkungan dengan diadakannya Green ICT International Conference, Jumat (4/11) di Jakarta Convention Center.

Konferensi ini merupakan salah satu program unggulan Indocomtech 2011 yang menghadirkan para pembicara dari dalam dan luar negeri, antara lain Christina Bueti (ITU), Atsuko Agata (JEITA), Nur Faezal Elias (Green ICT Working Group Malaysia), Mark Winter (FFITS), Jean K. Tang (CompTIA), John Simacklis (RIM), Dr. Idris Sulaiman (Australia National University), Prof Dr. Ing Kalamullah Ramli (Depkominfo), Eddy Satriya (Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian), Handoyo Budi Santoso (BP Migas), Sugianto (TAITRA), Dr. Hammam Riza (BPP Teknologi),, Charles Simanjuntak (Hewlett-Packard Indonesia), Haskar Lianus Pasang (AES), David Darmawan (Darmawan Green Fund), serta Hidayat Tjokrodjojo (Aspiluki).

Acara yang dihadiri para praktisi IT, asosiasi, pemerintah, serta mahasiswa tersebut mengupas tentang pentingnya green ICT, green of IT, green by IT, dan green economy.

Green of IT sendiri dimaksudkan untuk penggunaan produk-produk ICT yang ramah lingkungan, dimana ukuran dasarnya adalah dilihat dari konsumsi listrik atau bahan bakar. Sedangkan green by ICT merupakan aplikasi ICT untuk menerapkan di bidang lain.

“Salah satu penerapan green ICT untuk industri migas sudah mulai disosialisasikan oleh BP Migas terhadap perusahaan-perusahaan migas di Indonesia,” kata Handoyo Budi Santoso dari BP Migas. Dari kalangan industri pun saat ini berlomba-lomba menghadirkan inovasi produk yang lebih ramah lingkungan, seperti yang diungkapkan Charles Simanjuntak, Commercial Channel Manager Hewlett-Packard Indonesia.

Kalangan asosiasi pun mengamini bahwa green ICT sebaiknya diterapkan lebih konkret di semua lini bisnis, bukan sekadar wacana saja.

“Untuk itu, Indonesia perlu mempersiapkan roadmap kebijakan green ICT yang dapat menjadi panduan bagi perusahaan menjalankannya,” jelas Hidayat Tjokrodjojo yang mewakili Asosiasi Piranti Lunak Telematika Indonesia (Aspiluki).

Hal tersebut sejalan dengan misi dari penyelenggaraan konferensi ini untuk membentuk Green ICT Council Indonesia, yang memiliki misi untuk mendidik, memotivasi, dan mengubah profesional IT dan organisasi menjadi praktisi ICT Sustainability. Green ICT Council Indonesia bertujuan agar masyarakat menjadi lebih strategis dan efektif, negara ini lebih ramah lingkungan, dan dampak ekonominya akan menopang profitabilitas.

Prof. Dr. Ing. Ir. Kalamullah Ramli, Staf Ahli Kementerian Komunikasi dan Informasi Bidang Teknologi mengungkapkan bahwa pembentukan Green ICT Council ini merupakan langkah baik untuk mensinergikan peran pemerintah, industri dan asosiasi ICT, serta komunitas maupun akademisi untuk mempersiapkan roadmap green ICT. Selain konferensi internasional tersebut, berbagai promo dari para exhibitor juga menarik bagi masyarakat untuk mengunjungi Indocomtech 2011.

Sumber: TribunNews

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: